sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Erick Thohir lantik 5 mantan deputi jadi direksi BUMN

Ercik Thohir resmi menempatkan dan melantik mantan lima mantan pejabat eselon I Kementerian BUMN menjadi direksi di perusahaan BUMN.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 20 Nov 2019 13:35 WIB
Erick Thohir lantik 5 mantan deputi jadi direksi BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Ercik Thohir resmi menempatkan dan melantik mantan lima pejabat eselon I Kementerian BUMN menjadi direksi di perusahaan BUMN pada Selasa kemarin.

Erick mengatakan, penugasan ini dilakukan agar pejabat yang berasal dari birokrasi dapat memahami permasalahan di korporasi. "Sebagaimana pejabat di korporasi harus mengerti birokrasi," ujar Erick dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (20/11).

Adapun lima pejabat eselon I yang telah ditunjuk penempatannya, yakni:

1. Imam Apriyanto Putro, diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Holding Company. Imam sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN sejak 2013.

2. Gatot Trihargo, diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Perum Bulog. Gatot sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan.

3. Hambra, diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Hambra sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis.

4. Wahyu Kuncoro, diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pegadaian (Persero). Wahyu sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi.

5. Fajar Harry Sampurno, diangkat sebagai Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero). Fajar sebelumnya menjabat Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media.

Sponsored

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Yuni Suryanto mengatakan, kebijakan pengangkatan direksi tersebut bertujuan agar mantan pejabat Kementerian BUMN dapat mengenal lebih detail tentang perusahaan BUMN yang kini mereka tempati.

“Diharapkan nanti dapat kembali lagi ke sini dengan pemahaman yang lebih dalam terhadap perusahaan,” ujar Yuni.

Adapun Imam yang diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia mengatakan, dirinya diberikan tenggat waktu oleh Wakil Menteri BUMN untuk menyampaikan laporan dalam waktu satu bulan dan melakukan evaluasi kinerja serta tujuan perusahaan ke depan.

Sementara Gatot Trihargo mengatakan, saat ini dirinya masih belum tahu Bulog secara menyeluruh sehingga dirinya semangat untuk belajar di sana. "Yang pasti amanah dari Wamen akan kami jalankan dengan baik,” kata Gatot.

Adapun Wahyu Kuncoro yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Pegadaian mengatakan, dirinya sudah diwanti-wanti oleh Wamen BUMN untuk memajukan peran Pegadaian ke depan.

“Fokus pemerintah adalah pemberdayaan unit kerakyatan sehingga kami diminta untuk menyusun konsep ke sana. Selain Pegadaian, ke depan juga perlu ditingkatkan peran Mekaar oleh PNM sehingga kami diminta memikirkan bagaimana intinya PNM itu bisa disinergikan," tuturnya.

Berita Lainnya