sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Erick Thohir senang vaksin Sinovac bukan kaleng-kaleng

Erick berharap penggunaan vaksin ini dapat membantu mempermudah masyarakat Indonesia melakukan perjalanan, baik ke luar maupun dalam negeri.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 02 Jun 2021 11:56 WIB
Erick Thohir senang vaksin Sinovac bukan kaleng-kaleng

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan dirinya senang mendengar kabar vaksin Sinovac mendapatkan persetujuan penggunaan darurat dari World Health Organization (WHO).

"Kami senang pilihan vaksin impor yang kami lakukan bukan kaleng-kalengan. Jadi vaksin beneran," kata Erick dalam jumpa pers, Rabu (2/6).

Dengan adanya persetujuan WHO ini, Erick berharap penggunaan vaksin ini ke depannya dapat membantu mempermudah masyarakat Indonesia melakukan perjalanan, baik ke luar maupun di dalam negeri. 

"Dengan adanya vaksin Sinovac dan Sinopharm ini, negara yang tadinya menutup pintu untuk Indonesia, bisa membuka lagi. Baik untuk perjalanan bisnis, maupun buat umroh," ujar dia.

Lebih lanjut, Erick berharap pemerintah Arab Saudi dapat membuka diri atas kedatangan jemaah asal Indonesia. Namun, menurutnya, hal tersebut perlu dibicarakan lebih lanjut oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

"Saya tidak bisa konteksnya mendahului dari pemerintah Arab Saudi, karena itu kebijakan mereka dan saya juga tak bisa melampaui jobdesk Kemenlu," ucapnya. 

Seperti dillansir dari Reuters, WHO pada Selasa (1/6) menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Sinovac Biotech untuk penggunaan darurat. WHO membuat keputusan ini setelah melakukan pengkajian terhadap data klinis terbaru soal keamanan vaksin Sinovac dan efikasinya.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan vaksin Sinovac aman dan efektif. Dia juga menekankan vaksin ini mudah untuk disimpan, karena hanya memerlukan suhu standar kulkas, yaitu 2 hingga 8 derajat celcius.

Sponsored
Berita Lainnya