sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Hore! Urus izin dagang di e-commerce gratis

Pedagang online yang berjualan di e-commerce bisa mengurus izin usaha secara gratis dan online.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Senin, 09 Des 2019 17:05 WIB
Hore! Urus izin dagang di e-commerce gratis

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyatakan pengurusan izin usaha untuk perdagangan melalui sistem elektronik atau di e-commerce akan dipermudah dan tanpa pungutan alias gratis. Agus menyebut izin ini juga bisa diurus secara online. 

Untuk diketahui, para pelaku usaha diwajibkan untuk memiliki izin seperti ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) atau PP E-commerce.

"Jadi  izin ini tidak ada pungutan. Kalau ada pungutan berarti tidak dimudahkan. Sekarang ini semuanya dimudahkan tanpa pungutan dan juga dipercepat, sesuai arahan Presiden Joko Widodo," kata Agus ditemui di Forum E-commerce Indonesia 2019 di Jakarta, Senin (9/12).

Agus menjelaskan PP E-commerce diharapkan dapat menjadi payung hukum yang jelas guna melindungi konsumen dari hal-hal yang merugikan.

Aturan itu, menurut dia, juga menjadi salah satu ujung tombak untuk mendorong perdagangan ekspor di tengah berkembangnya era digitalisasi.

Nantinya, pelaku usaha e-commerce akan mendapatkan kemudahan dalam pengajuan izin usaha, termasuk dengan menggunakan Online Single Submission (OSS). Pelaku e-commerce yang berjualan di marketplace juga mendapat kemudahan dengan bisa mendaftarkan izin usaha di platform e-commerce.

Selain itu, e-commerce akan memberikan daftar lengkap izin usaha tersebut ke pemerintah. "Itu juga salah satu kemudahan, nanti semua kita permudah. Jadi mengajukan izin tak perlu datang," katanya.

Agus mengatakan secepatnya Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menyusun aturan turunan PP tersebut yang nantinya berisi petunjuk teknis kebijakan tersebut.

Sponsored

"Secepatnya kita akan turunkan aturan turunan yang berisi petunjuk teknis juga, kira-kira pelaksanannya seperti itu," kata Agus Suparmanto.

Lebih lanjut, ia memastikan tidak akan ada calo atau pungutan liar dalam pengajuan izin usaha bagi pelaku e-commerce. "Apabila ada kesulitan, tolong dilaporkan," ujar Mendag.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto menjelaskan bagi pelaku e-commerce yang telah memiliki izin usaha dapat mendaftarkan ulang ke Kemendag, sementara pelaku e-commerce berskala mikro atau perseorangan dapat mendaftar hanya dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Bagi UMKM yang sudah punya SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dari industri, cukup dengan itu. Kita tidak akan menambah dan memberatkan pelaku usaha. Bagi pelaku perseorangan cukup dengan KTP sudah bisa daftar secara online dan akan dimudahkan," tuturnya.
 

Berita Lainnya