logo alinea.id logo alinea.id

Bappenas: Infrastruktur tetap jadi prioritas Jokowi di periode kedua

setidaknya ada 7 agenda dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Rabu, 24 Jul 2019 14:08 WIB
Bappenas: Infrastruktur tetap jadi prioritas Jokowi di periode kedua

Menteri/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro mengatakan pembangunan infrastruktur akan tetap menjadi prioritas utama dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam lima tahun ke depan.

Hal itu disampaikan Bambang Brodjonegoro dalam rapat penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

"Harus ada kontinuitas dari RPJMN sebelumnya. Dalam lima tahun pertama sudah bangun infrastruktur cukup banyak, masif dan dilakukan oleh berbagai pihak di antaranya kementerian lembaga, BUMN, dan kerja sama pemerintah dan swasta," kata Bambang dalam paparannya, Rabu (24/7).

Bambang mengatakan pembangunan infrastruktur harus didukung untuk meningkatkan konektivitas. Menurut dia, hal ini penting mengingat bentuk Indonesia sebagai negara kepulauan.

“Ke depan perlu ditingkatkan konektivitas terutama ke kawasan industri kecil, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata, pertanian, dan perikanan," jelasnya. 

Bambang mengungkapkan prioritas selanjutnya yakni pembangunan sumber daya manusia (SDM), terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Menurut dia, pendidikan saat ini tidak boleh bertumpu hanya pada angka partisipasi tapi harus mengedepankan kualitas. 

"Pendidikan tidak hanya sekadar angka partisipasi kasar di tingkat SD sampai perguruan tinggi tapi juga kualitas pendidikan dan juga menjadikan pendidikan vokasi sebagai mainstream dalam pendidikan di indonesia," ujarnya. 

Isu yang menjadi prioritas selanjutnya yakni di bidang kesehatan. Salah satu masalah utama di bidang ini adalah stunting.

Sponsored

"Berbagai isu yang sekarang masih ketinggalan seperti stunting, dan kematian ibu melahirkan itu masih harus dijadikan prioritas," lanjutnya. 

Untuk itu, dalam upaya menyelesaikan permasalahan kesehatan khususnya, perlu ditingkatkannya kordinasi lintas sektor yang baik. 

Bambang mengatakan pemicu utama stunting perlu dipedalam. Sehingga, instansi seperti Kementerian Kesehatan tidak disalahkan untuk kasus ini.

“Padahal isu stunting salah satunya adalah karena kurang air bersih dan sanitasi. Untuk itu infrastruktur dasar jadi penting, terutama di air dan sanitasi," katanya. 

Sektor investasi juga menjadi perhatian penting dalam RPJMN 2020-2024. Dengan meningkatkannya angka investasi, baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) ataupun asing maka nantinya akan mengurangi angka pengangguran. 

"Investasi dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja," katanya. 

Dalam paparannya, Bambang menyampaikan setidaknya ada 7 agenda dalam  RPJMN 2020-2024 yaitu; 

1. Memperkuat ketahanan ekonomi untuk yang berkualitas
2. Mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan
3. Meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing
4. Revolusi mental dan pembangunan kebudayaan
5. Memperkuat Infrastruktur 
6. Membangun lingkungan hidup
7. Memperkuat stabilitas Polhukhankam dan transformasi pelayanan publik.