sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jumlah penumpang angkutan udara, laut, dan kereta api pada Oktober naik

Jumlah penumpang transportasi naik secara bulanan, namun turun jika dibandingkan tahun lalu.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Selasa, 01 Des 2020 19:28 WIB
Jumlah penumpang angkutan udara, laut, dan kereta api pada Oktober naik

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang transportasi, baik angkutan udara, laut, dan kereta api naik pada bulan Oktober dibandingkan September 2020. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan angkutan udara domestik pada Oktober 2020 mencapai 2,2 juta orang atau naik 17,33% dibanding September 2020 yang sebesar 1,89 juta orang.

"Peningkatan jumlah penumpang terjadi di semua bandar udara utama yang diamati," kata Setianto, dalam konferensi pers virtual, Selasa, (1/12).

Peningkatan penumpang terlihat di Bandara Ngurah Rai-Denpasar 22,99% menjadi 99.500 orang, Hasanuddin-Makassar 20,57% menjadi 156.500 orang, Soekarno Hatta-Banten 20,20% menjadi 601.000 orang, Kualanamu-Medan 14,77% menjadi 85.500 orang, dan Juanda-Surabaya 12,62% menjadi 182.900 orang. Adapun jumlah penumpang tujuan luar negeri naik 13,53% menjadi 38.600 orang.

Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Oktober 2020 juga tercatat naik 3,11% menjadi 1,1 juta orang dibandingkan September 2020.

BPS juga mencatat jumlah barang yang diangkut naik 2,74% menjadi 27,3 juta ton secara bulanan.

Angkutan lainnya, jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Oktober 2020, tercatat sebanyak 11,9 juta orang atau naik 4,45% dibandingkan September 2020. 

"Berbeda dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 6,78% menjadi 3,8 juta ton," ujarnya.

Sponsored

Turun drastis

Kendati demikian, apabila dilihat berdasarkan periode Januari-Oktober 2020, jumlah penumpang transportasi tercatat anjlok. Penumpang domestik angkutan udara sebanyak 25,8 juta orang atau turun 59,15% dan jumlah penumpang internasional sebanyak 3,6 juta orang atau turun 77,11% dibandingkan periode yang sama tahun 2019. 

Demikian juga dengan jumlah penumpang angkutan laut yang mencapai 11,7 juta orang atau turun 40,28% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019. Namun, angka jumlah barang yang diangkut tercatat naik 1,06% atau mencapai 248,1 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Hal yang sama juga terjadi pada jumlah penumpang kereta api yang mencapai 158,9 juta orang atau turun 55,20% ketimbang periode yang sama tahun 2019. Penurunan juga terjadi pada jumlah barang yang diangkut kereta api sebesar 5,38% menjadi 39,6 juta ton.

Berita Lainnya