close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi investasi. Foto Pixabay.
icon caption
Ilustrasi investasi. Foto Pixabay.
Bisnis
Minggu, 30 Juni 2024 18:16

Jurus taruh duit di tengah ketidakpastian pasar

Investor harus memiliki strategi yang tepat, termasuk menerapkan prinsip investasi yang pas ketika berinvestasi.
swipe

Pasar keuangan masih menunjukkan volatilitas tinggi. Di tengah kondisi ini, investor harus memiliki strategi yang tepat, termasuk menerapkan prinsip investasi yang pas ketika berinvestasi.

Seperti apa?

Selalu diversifikasi

Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Freddy Tedja mengatakan diversifikasi bisa melindungi investasi dari pergerakan pasar. Harapannya, ketika pasar bergejolak, tidak seluruh investasi terkena dampak dalam besaran yang sama.

"Investor harus selalu fokus dengan apa yang bisa dikendalikan, diversifikasi dan fokus ke jangka panjang menjadi bagian dari caranya," ujarnya, Minggu (30/6).

Rasional dan tidak emosional

Ketika pergerakan pasar cenderung naik dan hasil investasi membuahkan hasil, euforia yang terjadi membuat investor tidak berpikir rasional, menjadi lebih berani mengambil risiko lebih dari yang bisa diemban. Sebaliknya, ketika pasar menunjukkan pelemahan, ada kekhawatiran akan nilai investasi yang berkurang sehingga terburu-buru “lari” dari pasar. Menurut Freddy, tindakan irasional terkait profil risiko adalah salah satu penyebab umum kegagalan tujuan investasi.

Hindari “godaan” jangka pendek

Dalam berinvestasi, investor memang bisa membeli atau menjual portofolio investasinya setiap waktu. Namun jika hal tersebut malah membuat kehilangan momentum pergerakan pasar, hasilnya malah “boncos”.  Freddy menyebut, hal tersebut harus dihindari oleh investor. 

Jangka panjang

Pasar finansial akan selalu bergerak naik-turun, tanpa pernah diketahui waktunya secara pasti. Semakin dini berinvestasi, semakin lama dan banyak investor memperoleh momentum kenaikan yang terjadi di pasar finansial.

"Volatilitas dan gejolak-gejolak jangka pendek yang terjadi sepanjang waktu akan terlihat smooth jika dilihat dalam perspektif jangka panjang. Justru volatilitas-volatilitas jangka pendek itu dapat menjadi peluang untuk meraih hasil lebih jika dimanfaatkan untuk menambah investasi," ujarnya.

Rutin berinvestasi

Investasi secara berkala akan membuat investor membeli lebih banyak unit investasi dengan harga lebih rendah dan lebih sedikit pada harga lebih tinggi. Ketika harga naik, investor memiliki lebih banyak unit investasi dengan cuan tebal dan lebih sedikit unit investasi dengan cuan tipis. Demikian juga ketika harga turun, investor memiliki lebih banyak unit investasi yang merugi tipis, dan hanya sedikit unit investasi yang merugi banyak.

img
Satriani Ari Wulan
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan