sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kementerian PUPR restorasi Benteng Pendem Ngawi

Terdapat 13 bangunan yang akan dipugar, seperti barak tentara, mes perwira, dapur umum, baston, dan gerbang.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Rabu, 06 Jan 2021 20:16 WIB
Kementerian PUPR restorasi Benteng Pendem Ngawi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai menata Benteng Van den Bosch atau Benteng Pendem, kawasan cagar budaya di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim). Upaya itu dilakukan usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pada 1 Februari 2019.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan, konsep revitalisasi Benteng Pendem disesuaikan dengan fungsi kota sebagai tujuan wisata juga keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal, mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan. Pekerjaannya melibatkan pemerintah daerah (pemda) setempat.

"Revitalisasi Benteng Pendem yang dilakukan Kementerian PUPR tetap mengedepankan prinsip-prinsip pelestarian bangunan gedung cagar budaya," ujarnya. Destinasi wisata ini memiliki bangunan bersejarah dengan arsitektur bergaya Eropa.

Bangunan bersejarah tersebut merupakan benteng peninggalan Belanda yang dulunya berfungsi sebagai pusat pertahanan, gudang peluru, dan barak pasukan. Kondisinya saat ini terlihat memprihatinkan dan minim perawatan.

Dinding bangunan utama yang berada di kawasan tersebut rusak dan kusam. Mencuplik situs web Kementerian PUPR, beberapa bagian bangunan juga hilang.

Basuki melanjutkan, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR telah memulai restorasi Benteng Pendem per 10 Desember 2020. Pemugaran tetap melindungi elemen-elemen bangunan utama sesuai tahapan pelestarian bangunan gedung cagar budaya sehingga tidak menghilangkan arsitektur asli bangunan.

Terdapat 13 bangunan yang akan dilakukan restorasi, di antaranya barak tentara, mes perwira, dapur umum, kediaman dan kantor jenderal, baston, serta gerbang.

Penataan kawasan seluas 42.181 meter persegi juga dengan membangun jalan, drainase, pedestrian, jembatan, dan lansekap. Pun didirikan fasilitas tambahan, seperti deep wheel, power house, toilet, tempat pemrosesan akhir (TPA), dan sarana prasarana air bersih.

Sponsored

"Diharapkan program revitalisasi Benteng Pendem dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik atau mancanegara sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat lokal," tandas Basuki.

Restorasi dilaksanakan kontraktor PT Nindya Karya (Persero) dengan masa pengerjaan 780 hari kalender dan ditargetkan selesai Januari 2023. Anggaran yang digelontorkan sebesar Rp113,7 miliar dengan skema tahun jamak.

Berita Lainnya

Geez & Ann, cerita cinta remaja yang puitis

Minggu, 07 Mar 2021 18:34 WIB

Maksud Jokowi baik, ajak cinta produk lokal

Sabtu, 06 Mar 2021 15:13 WIB