sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KPK sambut baik aplikasi belanja pengadaan online

Ada Rp425 triliun atau 40% anggaran belanja negara yang dikucurkan untuk pembangunan pada 2021.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Jumat, 07 Mei 2021 11:07 WIB
KPK sambut baik aplikasi belanja pengadaan <i>online</i>

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, sambut baik aplikasi belanja pengadaan daring (online) atau Bela. Perangkat lunak itu diklaim bakal membantu semua pihak terhindar dari praktik lancung.

Firli menyampaikan demikian karena ada kerawanan dalam pengadaan. Terlebih, ada Rp425 triliun atau 40% anggaran belanja negara yang dikucurkan untuk pembangunan pada 2021. 

"Aplikasi (Bela) ini akan membantu kita semua untuk terjauh dan terhindar dari paraktik-praktik korupsi karena sistem ini dibangun dengan mengedepankan informasi teknologi," ujarnya dalam webinar, Jumat (7/5).

Menurutnya, penggunaan teknologi dalam belanja pengadaan berdampak positif sebab membuat para pihak yang terlibat tak bertemu secara fisik dan transaksi keuangan tercatat.

Sponsored

"Apa pun sistem, apa pun teknologi, kalau kita tidak memiliki itikad dan semangat untuk mewujudkannya, maka tentulah sebaik-baik sistem tidak akan bisa mengubah perilaku kita," ucapnya.

Oleh karena itu, Firli berharap, para kepala daerah yang hadir dalam webinar memanfaatkan Bela. Pun demikian dengan pejabat pembuat komitmen (PPK), pejabat pembuat pengadaan, dan rekanan.

"Kami ingin sampaikan, kegiatan hari ini adalah kegiatan kita bersama dan tentu ini menjadi warna tersendiri kita dalam rangka melaksanakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi," ujarnya. 

Berita Lainnya
×
tekid