close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Anak Usaha KRAS, PT KTI melaksanakan groundbreaking atas proyek pembangunan instalasi pengolahanair desalinasi dan air demineralisasi di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Selasa (12/7/2022). Foto istimewa
icon caption
Anak Usaha KRAS, PT KTI melaksanakan groundbreaking atas proyek pembangunan instalasi pengolahanair desalinasi dan air demineralisasi di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Selasa (12/7/2022). Foto istimewa
Bisnis
Senin, 16 Januari 2023 16:14

Krakatau Tirta Industri bangun instalasi pengelolaan air senilai Rp300 miliar

Pembangunan ini sebagai upaya memenuhi prospek pasar baru yang berasal dari sektor industri baja hingga petrokimia.
swipe

Anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS), yaitu PT Krakatau Tirta Industri (KTI) yang bergerak di bidang suplai air industri, berencana membangun Water Treatment Plant (WTP) baru di Cilegon. WTP ini berkapasitas 600 liter per detik, dengan investasi senilai Rp300 miliar.

Direktur Utama PT KTI Alugoro Mulyowahyudi menyatakan, pembangunan ini sebagai upaya memenuhi prospek pasar baru yang berasal dari sektor industri baja hingga petrokimia. Proyek ini adalah proyek investasi kedua yang dimiliki KTI. Sebelumnya, KTI telah melaksanakan proyek investasi strategis berupa pembangunan instalasi air laut (SWRO) di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sudah dimulai tahap konstruksi sejak pertengahan 2022, dan direncanakan rampung di akhir 2023.

"KTI memilih WTP dengan material baja karena memiliki keunggulan pada akurasi desain, kemudahan instalasi, serta biaya yang lebih efisien, WTP ini juga direncanakan dapat beroperasi pada awal 2025," ujar Alugoro dalam keterangan resminya, dikutip Senin (16/1).

Alugoro menambahkan, WTP ini akan menggunakan material baja, dan akan menjadi WTP baja pertama yang dibangun KTI dalam rangka hilirisasi produk baja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS). Dengan pembangunan WTP ini, kemampuan suplai air KTI di Cilegon akan bertambah menjadi 3.000 liter per detik.

"Tidak hanya WTP, KTI juga akan membangun jaringan distribusi baru di Kawasan Industri Krakatau sepanjang lebih dari 2,5 kilometer yang direncanakan selesai pada akhir tahun ini bersamaan dengan peningkatan kehandalan mekanikal, elektrikal, dan instrumentasi melalui otomasi sistem," tutur Alugoro.

Sebagai informasi, pembangunan WTP ini akan didanai PT Sarana Multi Infrastruktur yang juga pernah mendanai proyek-proyek strategis KTI sebelumnya.

img
Erlinda Puspita Wardani
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan