sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

MRT bakal beroperasi pada Maret 2019

Operasional Mass Rapid Transit (MRT) akan dimulai pada jurusan Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

Soraya Novika
Soraya Novika Kamis, 29 Nov 2018 15:11 WIB
MRT bakal beroperasi pada Maret 2019

Moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) fase I Koridor Selatan-Utara atau jurusan Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia dipastikan akan mulai beroperasi pada Maret 2019.

"Pertengahan Maret tahun depan secara komersial sudah bisa digunakan," kata Direktur Utama PT MRT, William Syahbandar di Stasiun MRT Dukuh Atas 2, Jakarta, Kamis (29/11).

Sejauh ini, kata William, pihaknya telah menyelesaikan uji coba tahap pertama pada 12 November 2018. Uji coba selanjutnya di jalur utama rencananya akan dilaksanakan pada 8 Desember 2018. 

“Kemudian dilanjutkan dengan trial run itu akhir Desember,” ujarnya.

Sedangkan untuk uji coba secara keseluruhan atau Full Trial Run akan dilaksanakan pada 14 Februari 2019 selama satu bulan lamanya.

“Selama sebulan itu akan di uji dulu sebelum mulai diopersikan secara komersial,” katanya.

Saat ini, secara keseluruhan progres pembangunan kelima stasiun MRT terdiri atas Stasiun Lebak Bulus, Blok M, Sisingamaharaja, Dukuh Atas, dan Bundaran HI nyaris rampung sepenuhnya. Secara keseluruhan progress pembangunan sudah mencapai 97,52%. 

“Depo dan Elevated seluruh stasiun itu progresnya sudah mencapai 96,90%. Sedangkan untuk underground stasiunnya sudah mencapai 98,51%,” ujarnya.

Sponsored

Berdassarkan pantauan Alinea.id saat menyambangi stasiun MRT Jakarta Dukuh Atas di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, stasiun tampak sudah cukup layak pakai. Tangga menuju ke bawah ruangan stasiun sudah rampung. Sedangkan eskalator dan lift masih dalam proses uji coba. 

Dinding-dinding di dalam gedung stasiun tersebut juga masih dilapisi alumunium composite panel beserta plastik pelindung.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvy Halim, mengatakan saat ini baru ada 12 kereta yang sudah melalui proses uji coba. Hingga 1 Desember 2018 mendatang, ada 4 kereta baru yang akan diangkut ke depo Lebak Bulus. Satu per satu nantinya kereta tersebut akan didatangkan dari pelabuhan Tanjung Priok.

“Empat kereta ini akan datang pada 1 Desember mendatang ke Priok satu persatu dan langsung diangkut ke depo Lebak Bulus. Setelah itu, baru bisa dilakukan uji coba, pekerjaan arsitektural, mekanikal elektrikal dan prosedural lainnya,” ujar Silvy.