sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Nasabah kehilangan Rp110 juta, BTPN jelaskan tindak lanjutnya

Pihak BTPN mengatakan telah menghubungi nasabah korban penipuan tersebut.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 22 Jul 2021 11:03 WIB
Nasabah kehilangan Rp110 juta, BTPN jelaskan tindak lanjutnya

Salah satu nasabah PT Bank BTPN Tbk. (BTPN), bernama Theresia Avila, menyampaikan di akun twitternya telah kehilangan sejumlah uang senilai Rp110 juta di akun Jenius BTPN.

Tabungan tersebut raib setelah nasabah mendapatkan panggilan telepon mengatasnamakan Customer Service Jenius Connect. Theresia diminta oleh petugas tersebut harus mengganti kartu debitnya, karena merupakan kebijakan yang harus dilakukan secara berkala ke nasabah. Nasabah pun diminta untuk mengisi tautan yang diberikan.

Daya & Corporate Communication BTPN Andrie Darusman mengatakan, pihaknya telah berhasil menghubungi nasabah tersebut dan menyayangkan kejadian yang dialami. 

"Kami telah memblokir akun Jenius penerima dana penipuan pada kesempatan pertama ketika nasabah melapor ke Jenius Help. Berdasarkan laporan nasabah, dirinya diperdaya oleh pelaku penipuan untuk memberikan informasi bersifat rahasia dan pribadi melalui link tidak resmi, sehingga akun Jenius miliknya disalahgunakan oleh pelaku penipuan," kata Andrie dikonfirmasi, Kamis (22/7).

Andrie melanjutkan, Jenius dari Bank BTPN tunduk pada prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta senantiasa membantu nasabah apabila dibutuhkan proses lebih lanjut kepada pihak terkait. 

"Selain itu, kami ingatkan kembali untuk tidak membagikan informasi yang bersifat rahasia seperti PIN, password, e-mail, One Time Password (OTP), dan data di aplikasi, serta kartu Jenius Anda dalam bentuk apapun, termasuk link tidak resmi kepada pihak lain, termasuk pihak Jenius," ucapnya. 

Di Jenius, lanjutnya, keamanan nasabah merupakan prioritas utama perseroan dalam menerapkan tingkat keamanan berlapis dengan terknologi terkini. Namun, perlu diwaspadai banyak oknum yang menyalahgunakan kesempatan dengan modus kejahatan yang beragam. 

Andrie mengatakan pihaknya menyadari, hal ini menjadi upaya bersama bagi Jenius dan nasabah agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan pada waktu mendatang.

Sponsored
Berita Lainnya