sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Operasional Bandara YIA secara penuh dimulai besok

Terlalu sulit untuk menerapkan social distancing di Bandara Adisutjipto, padahal AP I telah mulai menerapkan social distancing.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Sabtu, 28 Mar 2020 14:04 WIB
Operasional Bandara YIA secara penuh dimulai besok
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Sebagai langkah preventif pencegahan penularan coronavirus lebih jauh kepada masyarakat, Angkasa Pura I (AP I) memindahkan operasional Bandara Adisutjipto Yogyakarta ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, besok (29/3).

Direktur Utama Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, pemindahan tersebut karena kapasitas Bandara Adisutjipto yang terbatas, sehingga operasional YIA secara penuh dipercepat.

"Besok pagi sudah ada pengoperasian perdana YIA, karena masalah low capacity di Adisutjipto 1,8 juta per tahun kapasitasnya, sedangkan yang dilayani 8,4 juta. Enggak ada pilihan lain selain memindahkan ke bandara yang lebih representatif," katanya dalam teleconference, Sabtu (27/3).

Dengan kapasitas yang kecil tersebut, terlalu sulit untuk menerapkan social distancing di Bandara Adisutjipto. Padahal AP I telah mulai menerapkan social distancing di seluruh bandara yang dikelolanya.

"Dengan merebaknya kasus corona, kondisi yang dihadapi agak sulit buat AP I menerapkan social distancing di Adisutjipto karena kapasitas enggak memadai," ujarnya.

AP I memiliki 15 bandara dan menerapkan secara ketat konsep social distancing. Bandara diatur sedemikian rupa, sebagai mitigasi untuk mengantisipasi risiko penyebaran virus. 

Sementara, YIA memiliki kapasitas 20 juta per tahun. Lebih lega. Protokol perpindahan pun, lanjutnya, disiapkan dengan baik dan ketat untuk seluruh stakeholders

"Pemindahan secara bergelombang sudah dilakukan dari 20 Maret. Kalau biasanya perpindahan sekaligus, kami atur sedemikian rupa," ucapnya.

Sponsored

Selain itu, tidak akan dilakukan acara seremonial apapun, seperti layaknya pembukaan bandara baru untuk mencegah kerumunan orang di tengah Covid-19.

"Engggak ada kegiatan seremoni. Kami kurangi risiko semaksimal mungkin (Covid-19). Kami fokus pada kelancaran operasional," ucapnya.

YIA memiliki 32 penerbangan pesawat di mana 16 take off dan 16 lainnya landing. Dengan rencana pemindahan operasional akan ada tambahan sekitar 136 penerbangan. 

"Ditambah yang kondisi saat ini 32. Per hari ada 168 movement. Ada sekitar 84 flight take off dan 84 flight landing," lanjutnya.

Berita Lainnya

Ngotot mudik, kasus Covid-19 akan meroket

Kamis, 15 Apr 2021 19:09 WIB

Pakar dukung penegakan aturan larangan mudik

Jumat, 16 Apr 2021 08:15 WIB

Xiaomi pamerkan Mi 11 Ultra di bawah air

Jumat, 16 Apr 2021 09:14 WIB