sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Perkuat logistik Sumatra, Stasiun KA Kuala Tanjung segera beroperasi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan hingga kini progres pembangunan Stasiun Pelabuhan Kuala Tanjung sudah mencapai 97,3%.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Minggu, 03 Mar 2019 12:24 WIB
Perkuat logistik Sumatra, Stasiun KA Kuala Tanjung segera beroperasi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 404.048
Dirawat 60.569
Meninggal 13.701
Sembuh 329.778

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan stasiun kereta api (KA) Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatra Utara segera beroperasi. Stasiun KA ini dapat mempersingkat distribusi logistik di Sumatra Utara.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan hingga kini progres pembangunan Stasiun Pelabuhan Kuala Tanjung sudah mencapai 97,3%.

"Stasiun ini langsung terhubung dengan pelabuhan. Jalurnya dari Sei Mangkei ke Pelabuhan Kuala Tanjung,” kata Budi dalam keterangan resmi, Minggu (3/3).

Dalam kunjungannya bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dia mengatakan dengan adanya Stasiun Pelabuhan Kuala Tanjung, distribusi logistik akan lebih dekat. Sehingga, harga barang bisa lebih murah dan terjangkau.

"Rute biasanya ke Belawan, karena jauh kalau ke sini (Stasiun Pelabuhan Kuala Tanjung). Padahal lebih dekat dan lebih murah karena kapalnya besar-besar di sini," ujar Budi.

Saat ini, angkutan barang dari KEK Sei Mangkei harus melewati Pelabuhan Belawan sejauh 140 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang lebih 4 jam. Dengan adanya jalur kereta api Bandar Tinggi-Kuala Tanjung, maka angkutan barang tidak akan melewati Pelabuhan Belawan, tetapi melewati Pelabuhan Kuala Tanjung dengan jarak tempuh menjadi 40 km dan waktu tempuh kurang lebih 1 jam.

Dengan panjang lintasan 21,5 km, proyek ini akan mendukung konektivitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei menuju Pelabuhan Kuala Tanjung dan sebaliknya. Pembangunan stasiun KA ini sesuai dengan program pemerintah untuk melakukan pengembangan infrastruktur, khususnya kawasan terpadu industri, pelabuhan, dan kereta api. 

Langkah ini juga dilakukan untuk terciptanya pelayanan jasa terpadu yang membuat semua layanan menjadi cepat dan biaya menjadi lebih murah dan efisien. Selain itu, dengan keberadaan angkutan KA ini diharapkan dapat meningkatkan potensi perekonomian yang ada di sekitar wilayah tersebut.

Sponsored

Di sisi lain, dalam proyek pembangunan jalur KA di Stasiun Pelabuhan Kuala Tanjung, terdapat juga program padat karya dan melibatkan 100 pekerja dari wilayah sekitar. Sehingga mampu membantu pendapatan warga sekitar.

Berita Lainnya