sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pertamedika IHC ambil alih saham 7 RS BUMN

Aksi korporasi ini dalam rangka pembentukan holding rumah sakit.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 07 Agst 2020 18:10 WIB
Pertamedika IHC ambil alih saham 7 RS BUMN
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 262022
Dirawat 60064
Meninggal 10105
Sembuh 191853

Anak usaha PT Pertamina di bidang kesehatan Pertamedika IHC, melakukan penandatangan akta jual beli dengan tujuh BUMN pemilik rumah sakit pemerintah, dalam rangka pembentukan holding rumah sakit.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, penandatanganan akta jual beli ini merupakan tindaklanjut dari pembentukan holding Rumah Sakit BUMN di bawah Pertamedika IHC, yang telah ditunjuk sebagai operatornya sejak 2017.

“Saya harap Rumah Sakit BUMN dapat saling bekerja sama, membangun ekosistem kesehatan yang baik dengan rumah sakit-rumah sakit swasta, daerah, dan tentunya memprioritaskan produk-produk dalam negeri," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (7/8).

Aksi korporasi ini merupakan bagian dari roadmap pembentukan holding RS BUMN yang telah dimulai sejak tahun 2018 melalui pengambilalihan saham mayoritas Rumah Sakit Pelni. 

Di samping itu, Pertamedika IHC juga telah resmi mengambil alih saham tujuh Rumah Sakit BUMN antara lain adalah saham PT Krakatau Medika, PT Rumah Sakit Pelabuhan, PT Pelindo Husada Citra, dan PT Nusantara Medika Utama.

Dengan demikian, Pertamedika IHC selaku holding rumah sakit BUMN akan menempati peringkat dua grup rumah sakit dengan jaringan terbesar di Indonesia, dengan jumlah lebih dari 4.500 tempat tidur. 

Selain itu, holding RS BUMN ini akan meningkatkan jumlah rumah sakit yang akan dikelola di dalam grup IHC dari sebelumnya mengelola 14 rumah sakit, menjadi total 35 rumah sakit dan akan terus bertambah setelah selesainya implementasi roadmap holding RS BUMN. 

Secara konsolidasi, grup RS BUMN diestimasikan memiliki pendapatan usaha mencapai Rp4,5 triliun rupiah dengan total aset mendekati Rp5 triliun.

Sponsored
Berita Lainnya
×
img