close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Para petani korban erupsi Gunung Semeru menerima bantuan benih unggul sayuran dari Ewindo di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jatim, pada Kamis (10/3/2022). Dokumentasi Ewindo
icon caption
Para petani korban erupsi Gunung Semeru menerima bantuan benih unggul sayuran dari Ewindo di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jatim, pada Kamis (10/3/2022). Dokumentasi Ewindo
Bisnis
Jumat, 11 Maret 2022 23:20

Petani korban erupsi Semeru dapat bantuan benih sayuran Ewindo

Kecamatan Candipuro, Lumjang, menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak erupsi Semeru pada awal Desember 2021.
swipe

Perusahaan benih sayuran PT East West Seed Indonesia (Ewindo) atau dikenal "Cap Panah Merah" menyalurkan bantuan benih sayuran unggul, sarana produksi (saprodi), dan peralatan pertanian kepada lebih dari 120 petani sayuran yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim).

"Pemberian bantuan benih sayuran unggul, saprodi, dan saprotan ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada petani di Lumajang, Jawa Timur," kata Deputy Managing Director Ewindo, Afrizal Gindow, dalam keterangannya, Jumat (11/3).

"Tujuannya, agar petani dapat segera melakukan kegiatan ekonomi kembali, yaitu penanaman sayuran sesuai keahlian dan potensi wilayahnya untuk merehabilitasi perekonomian mereka," imbuh dia.

Benih yang diberikan terdiri dari benih tomat SERVO F1 dan GUSTAVI F1, cabai besar BAJA F1 dan PILAR F1, sawi LEONY F1, buncis MAXIPRO, serta seledri AMIGO. Benih yang diberikan sesuai kebutuhan petani dan potensi wilayahnya.

Ewindo juga menyerahkan bantuan pupuk, pestisida, dan peralatan pertanian yang dibutuhkan para petani. Berbagai bantuan yang diberikan diharapkan membuat petani mendapatkan hasil panen yang optimal.

Afrizal berjanji, Ewindo juga bakal terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para petani. Dicontohkannya dengan petugas lapangan perusahaan yang selalu berusaha menjadi sahabat petani sehingga mengetahui pasti setiap aspirasi dan kebutuhannya.

"Kami akan terus mengawal dan mendampingi petani hingga meraih sukses penanaman dan memetik hasil panen yang optimal," ujarnya.

Selain itu, Ewindo juga melakukan trauma healing bagi anak-anak korban erupsi Semeru, yang berada di dalam TK darurat, guna menumbuhkan kembali keceriaan mereka akibat bencana yang dialami. Kegiatan trauma healing diberikan langsung oleh General Manager Corporate Affairs Ewindo, Fransiska Fortuna.

"Melalui bantuan benih sayuran unggul, sarana produksi dan peralatan pertanian, juga trauma healing ini, kami berharap, rehabilitasi kegiatan perekonomian petani yang terkena dampak erupsi dapat segera terlaksana dan bersama-sama memajukan kegiatan pertanian, khususnya hortikultura yang selama ini ditekuni para petani," tutur Afrizal. 

Penyerahan bantuan berlangsung di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Bantuan secara simbolis diserahkan Afrizal dan didampingi Commercial Director Ewindo, Ganesh Pramugar Satyagraha.

Bantuan didistribusikan saat meresmikan Saung Satu Hati Sahabat Cap Panah Merah, wadah yang dibangun Ewindo sebagai pusat komunikasi antarpetani penerima bantuan yang tersebar di lebih dari 10 desa, seperti Desa Banjar Rejo, Sido Rejo, Kebonan, Umbul Rejo, Gumuk Mas, Supit Urang, Oro Oro Ombo, Sumber Urip, Jeplak, dan Kebon Seket.

"Saung ini kami bangun sebagai wadah komunikasi dan diskusi untuk menyelesaikan masalah, baik teknis maupun nonteknis," tandas Afrizal.

Kecamatan Candipuro, Lumjang, menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak erupsi Semeru pada awal Desember 2021. Erupsi mengakibatkan ribuan warga mengungsi serta kehilangan rumah, harta benda, dan pekerjaan.

Artikel ini ditulis oleh :

img
Fatah Hidayat Sidiq
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor
Bagikan :
×
cari
bagikan