close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi. Foto: PLN
icon caption
Ilustrasi. Foto: PLN
Bisnis
Rabu, 18 Januari 2023 20:00

PLN klaim capai TKDN hingga 64,24% dari 26 PSN di Sulawesi pada 2022

Kehadiran infrastruktur ketenagalistrikan ini bentuk dukungan komitmen PLN mendorong perekonomian melalui hilirisasi industri di Sulawesi.
swipe

Selama 2022, PT PLN (Persero) telah berhasil merampungkan 26 Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulawesi. PSN ketenagalistrikan tersebut terdiri dari 12 Gardu Induk (GI) dengan kapasitas 480 mega volt ampere (MVA), 13 jaringan transmisi sepanjang 950,218 kilometer sirkuit (kms), dan satu pembangkit berkapasitas 100 megawatt (MW). Dari pembangunan proyek-proyek tersebut, PLN mengaku berhasil meningkatkan rerata Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 64,24%.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan, penyelesaian 26 proyek ini untuk menghadirkan listrik yang andal di wilayah Sulawesi. Selain itu, kehadiran infrastruktur ketenagalistrikan ini juga bentuk dukungan komitmen PLN mendorong perekonomian melalui hilirisasi industri di Sulawesi.

"Hasil kerja nyata PLN sepanjang 2022, kini dapat dirasakan oleh masyarakat dan stakeholder di Sulawesi. PLN berkomitmen untuk menyediakan pasokan listrik yang andal melalui penyelesaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan," kata Wiluyo dalam keterangan resminya, Rabu (18/1).

Dalam penyelesaian infrastruktur ini, PLN juga mendorong penggunaan produk-produk dalam negeri. Ini terlihat dari persentase TKDN pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sulawesi 2022 yang digunakan mencapai 43,08% untuk pembangkit, 72,5% untuk gardu induk dan 77,06% untuk jaringan transmisi.

“Kami berharap beroperasinya ke-26 PSN ini dapat mendorong pertumbuhan perekonomian nasional dengan menarik investor untuk berinvestasi di Sulawesi, baik pada sektor pariwisata maupun industri guna menghadapi tantangan ekonomi di 2023,” tutur Wiluyo.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Defiar Anis mengatakan, selain untuk menyatukan sistem interkoneksi kelistrikan di Sulawesi, ada juga proyek yang disiapkan untuk menunjang kebutuhan industri.

PLN berhasil memenuhi kebutuhan listrik untuk pelanggan industri pabrik pelet kayu milik PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) melalui pembangunan SUTT 150 kilo volt (kV) Marisa-Biomasa, yang akan dilanjutkan sampai ke Moutong, serta pasokan listrik industri smelter PT Huadi Nickel Alloy sebesar 280 Megavolt Ampere (MVA).

Tak hanya itu, PLN juga turut andil memenuhi kebutuhan listrik sektor pariwisata di Sulawesi Utara, yaitu Likupang yang telah dicanangkan sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) melalui pembangunan SUTT 150 kV Likupang-Paniki.

"Selain itu ada juga jaringan transmisi SUTT 150 kV Raha-Baubau menghubungkan Pulau Muna dan Pulau Buton, yang merupakan bagian awal dari rencana yang tertuang di RUPTL untuk menyatukan jaringan kelistrikan di Pulau Buton dan Pulau Muna dengan sistem utama kelistrikan Sulawesi," ujar Anis.

Adapun daftar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan PLN UIP Sulawesi 2022, yaitu PLTU Sulsel Barru-2 (1x100 MW), Gardu Induk dengan total Kapasitas 480 MVA yaitu di Tanete, Molibagu, Lanna, PLTMG Bau-Bau, Bau-Bau, Masamba, Tutuyan, Talise, Raha, Donggala, Tentena, dan Likupang. Sementara ruas jaringan transmisi 150 kV dengan total panjang lintasan 950,218 kms di Andoloo-Kasipute, Sungguminasa-Lanna, Tanete-Incomer 2 Phi (Bulukumba-Sinjai), Daya Baru-Incomer 2 Phi, PLTU Sulsel Barru 2-Incomer 2 Phi Otam-Molibagu, Otam-Tutuyan, Wotu-Masamba, PLTMG Baubau-Incomer 2 Phi, Marisa-Pelanggan PT BJA-Incomer 2 Phi, Raha-Baubau, Donggala-Incomer 2 Phi, dan Likupang-Paniki.

Artikel ini ditulis oleh :

img
Erlinda Puspita Wardani
Reporter
img
Hermansah
Editor
Bagikan :
×
cari
bagikan