sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ekonom: Vaksinasi perlu diprioritaskan di 6 kota

Ekonom senior Indef, Aviliani, menyarankan pemerintah untuk melakukan vaksinasi penuh penduduk di daerah yang memiliki pasar paling besar.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 18 Jun 2021 17:41 WIB
Ekonom: Vaksinasi perlu diprioritaskan di 6 kota

Ekonom Senior Institute of Development on Economics and Finance (Indef), Aviliani menyarankan pemerintah untuk melakukan vaksinasi penduduk di daerah yang memiliki pasar paling besar. Dia meminta pemerintah melakukan vaksinasi secara menyeluruh di daerah-daerah tersebut, bukan separuh-separuh. 

"Ada enam kota besar yang mendominasi pasar lebih dari 60% harus divaksin dulu. Enam kota itu adalah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Medan, dan Jawa, terutama Surabaya," tutur Aviliani, Jumat (18/6).

Menurut Aviliani, dengan metode vaksinasi yang mengutamakan pemerataan saat ini, ekonomi malah tidak bisa tumbuh merata. 

Selain itu, kata dia, vaksinasi gotong royong juga tidak perlu dilakukan melalui pemerintah. Hal ini agar vaksinasi yang dilakukan swasta tidak menunggu giliran yang lama dan ujungnya akan menghambat pertumbuhan ekonomi.

Sponsored

Lebih lanjut, Aviliani menyarankan pemerintah membuat asumsi baru, mengingat terjadinya infeksi Covid-19 gelombang kedua. Menurutnya, fleksibilitas dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) perlu diperbaiki, karena selama ini belanja lebih rendah dari anggaran.

"Karena yang paling besar kan untuk vaksin ya, tetapi, karena gelombang kedua, anggaran untuk penderita kan naik juga. Jadi menurut saya, harus ada alternatif pembiayaan yang nantinya itu akan ke arah BLT (Bantuan Langsung Tunai) lagi karena masih banyak orang membutuhkan BLT, dan penderita yang naik lagi, sehingga membutuhkan alokasi," ucap dia. 

Berita Lainnya