sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Serikat pekerja Pertamina batal lakukan aksi mogok kerja

Keputusan ini tertuang di dalam surat FSPPB nomor 120/FSPPB/XII/2021- FO4 tertanggal 28 Desember 2021.

Anisatul Umah
Anisatul Umah Rabu, 29 Des 2021 07:27 WIB
Serikat pekerja Pertamina batal lakukan aksi mogok kerja

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) batal melakukan aksi mogok kerja nasional, yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Desember 2021–07 Januari 2022. Keputusan ini tertuang di dalam surat FSPPB nomor 120/FSPPB/XII/2021- FO4 tertanggal 28 Desember 2021.

Presiden FSPPB, Arie Gumilar, menyampaikan, rencana aksi dibatalkan karena telah ditandatanganinya perjanjian bersama (PB) antara FSPBB dengan direksi PT Pertamina (Persero). Penandatanganan perjanjian disaksikan dan difasilitasi Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker.

"Rencana aksi mogok kerja nasional yang tertuang dalam surat nomor 113/FSPPB/XII/2021-TH% tanggal 17 Desember 2021 perihal pemberitahuan mogok kerja dibatalkan sesuai dengan surat FSPPB nomor 120/FSPPB/XII/2021- FO4 tanggal 28 Desember 2021," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Alinea.id, Rabu (29/12).

FSPPB pun menginstruksikan kepada seluruh pekerja Pertamina untuk menjalankan tugas seperti biasa. Pun menjamin distribusi energi ke seluruh penjuru negeri.

"Hal-hal yang menjadi bagian dari perjanjian bersama akan ditindaklanjuti secara bersama-sama antara FSPPB dengan pihak perusahaan," paparnya.

Menurutnya, kesepakatan di dalam perjanjian bersama ini merupakan murni hasil kesepakatan antara FSPPB dengan direksi tanpa intervensi dari mana pun, termasuk komisaris Pertamina.

"Terima kasih kepada pekerja yang tetap dapat menunjukkan kinerja dan menjaga kondusivitas serta soliditas di lingkungan kerja masing-masing, khususnya dalam periode Siaga 1 yang ditetapkan oleh FSPPB mulai 10 Desember 2021," ucapnya.

Arie menyebut, keberhasilan perjuangan dalam penandatanganan PB ini tidak lepas dari dukungan pekerja yang bersatu dan konsisten bersama FSPPB dalam mengawal isu-isu yang berkembang.

Sponsored

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran direksi Pertamina yang menunjukkan itikad baik untuk memperbaiki sumbatan komunikasi dan berkomitmen menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.

"Kami juga berterima kasih kepada Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker yang telah memediasi proses perundingan dan berkomitmen mengawal implementasi hasil PB," lanjutnya.

Berita Lainnya
×
tekid