sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sri Mulyani: Sistem keuangan RI terjaga meski global bergejolak

Sistem keuangan Indonesia masih tetap berkendali pada triwulan IV-2019.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 22 Jan 2020 14:15 WIB
Sri Mulyani: Sistem keuangan RI terjaga meski global bergejolak
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sistem keuangan Indonesia masih tetap berkendali pada triwulan IV-2019 meski ekonomi global mengalami gejolak dan kondisi di dalam negeri menghadapi beberapa masalah pada lembaga jasa keuangan.

"Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tetap mewaspadai potensi risiko yang berasal dari ekonomi global maupun yang berasal dari dalam negeri," kata Sri Mulyani Indrawati yang sekaligus Ketua KSSK dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (22/1).

Penilaian tersebut disampaikan Sri Mulyani setelah KSSK melakukan rapat berkala pada Senin (20/1) bersama anggota KSSK lain, di antaranya Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah.

Beberapa kondisi geopolitik, lanjut dia, masih perlu mendapat perhatian, termasuk kelanjutan keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit.

Di sisi lain, Sri juga menyebutkan sejumlah perkembangan positif yang terjadi, seperti kemajuan perundingan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Kesepakatan kedua ekonomi besar dunia itu, kata dia, turut mendorong meredanya ketidakpastian yang berdampak menurunnya risiko di pasar keuangan global.

Kondisi itu, lanjut dia, mendorong berlanjutnya aliran masuk modal asing ke negara berkembang, termasuk ke Indonesia.

Sementara itu, dari sisi domestik, perekonomian Indonesia tetap memiliki daya tahan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga yang ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan investasi, khususnya di sektor bangunan.

"Ekspor mulai meningkat meskipun kinerja investasi non bangunan masih perlu mendapat perhatian," kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

Sponsored

Terkait permasalahan yang menimpa beberapa lembaga jasa keuangan, Sri Mulyani menambahkan, langkah penanganan dilakukan secara terkoordinasi dan komprehensif, dan sedang dilakukan.

Untuk itu, KSSK akan meningkatkan koordinasi kebijakan, baik fiskal moneter dan mikro-prudensial perbankan untuk mempertahankan stabilitas sistem keuangan Indonesia dan juga dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi RI.

Berita Lainnya