sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tabungan ini tawarkan bunga setara deposito

Bonus Saver sendiri merupakan sebuah produk tabungan fenomenal yang menawarkan suku bunga setara deposito

Rakhmad Hidayatulloh Permana
Rakhmad Hidayatulloh Permana Kamis, 22 Nov 2018 16:39 WIB
Tabungan ini tawarkan bunga setara deposito
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 70736
Dirawat 34668
Meninggal 3417
Sembuh 32651

Bank Commonwealth meluncurkan produk tabungan berbunga tinggi bernama Bonus Saver. Produk ini diluncurkan untuk menyiasati pasar ketika tren suku bunga terus naik. Seperti diketahui, Bank Indonesia baru saja menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps ke level 6% guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Bonus Saver sendiri merupakan sebuah produk tabungan fenomenal yang menawarkan suku bunga setara deposito, yaitu hingga 7% per tahun. Bonus bunga tersebut bakal diberikan tiap tiga bulan sekali. 

"Kenaikan suku bunga ini jangan dilihat negatifnya saja, tapi juga sisi positifnya. Kenaikan suku bunga ini memberikan peluang positif bagi masyarakat untuk menikmati bunga tinggi dari simpanannya, karena industri perbankan akan menyesuaikan bunga produk simpanan baik tabungan maupun deposito," kata Head of Wealth Management and Retail Digital Business, Bank Commonwealth Ivan Jaya. 

Bonus Saver bisa menjadi alternatif pilihan investasi dari nasabah, karena punya sejumlah keunggulan. Adanya Bonus Saver, membuat masyarakat di segmen affluent bisa menginvestasikan uang dengan bunga setara deposito. Namun tetap merasa nyaman jika ingin mengambil uangnya sewaktu-waktu. 

Sponsored

"Ini tabungan rasa deposito. Tidak ada tenor waktu. Tidak ada pinalty jika uang diambil sewaktu-waktu, tapi bunganya setara dengan deposito," kata dia. 

Ivan pun mengeklaim bahwa produk Bonus Saver ini belum ada yang menyerupainnya di pasaran. Sehingga produk ini jadi jawaban dari kebutuhan masyarakat yang masih bingung dalam menentukan produk investasi. 

 

Berita Lainnya