sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Totalindo Eka Persada bukukan nilai kontrak baru Rp993 miliar

Totalindo optimistis menyambut 2021 dan berharap sektor konstruksi dan kondisi perekonomian Indonesia saat ini dapat segera pulih.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 16 Des 2020 15:47 WIB
Totalindo Eka Persada bukukan nilai kontrak baru Rp993 miliar

Perusahaan konstruksi swasta PT Totalindo Eka Persada Tbk. (TOPS) membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp993 miliar di penghujung tahun 2020.

Direktur PT Totalindo Eka Persada Tbk. Salomo Sihombing mengatakan, Totalindo telah mencatat kinerja terbaik, meski di tengah pandemi yang melanda Indonesia akibat Covid-19. Salomo mangatakan Totalindo optimistis menyambut 2021 dan berharap sektor konstruksi dan kondisi perekonomian Indonesia saat ini dapat segera pulih.

“Di tengah pandemi, banyak sektor bisnis terpukul termasuk sektor konstruksi. Meski begitu, saya optimistis tahun depan menjadi lebih baik,” ujar Salomo dalam keterangan resminya, Rabu (16/12).

Kontrak baru Totalindo tercatat berasal dari beberapa kontrak di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Beberapa di antaranya proyek Skyhouse Alam Sutera, HNI Plaza, Arandra Residence, dan The Parc South City. Pencapaian nilai kontrak tersebut telah mencapai 82,77% dari total revisi target tahun 2020 sebesar Rp1,2 triliun.

“Nilai kontrak baru tahun ini harus tetap disyukuri dan dijadikan cambuk bagi perseroan, untuk menggenjot angka perolehan kontrak lebih besar di tahun depan,” kata Salomo.

Adapun rinciannya, perolehan kontrak baru emiten berkode TOPS ini, selama 2020 didominasi oleh pengerjaan proyek residensial 78%, perkantoran 14%, hotel 6%, dan proyek lainnya 2%.

Sedangkan berdasarkan segmen, kontrak baru dengan segmen ke atas sebanyak 75%, menengah 14%, dan segmen ke bawah 12%. Berdasarkan pemberi kerja, sebanyak 72,03% kontrak baru TOPS datang dari swasta dan 10,74% datang dari pemerintah.

Dengan perolehan kontrak baru tersebut, total orderbook perseroan selama 2020 tercatat sebesar Rp2,26 triliun, dengan nilai carry over 2019 sebesar Rpp1,27 triliun dan kontrak baru 2020 sebesar Rp993 miliar.

Sponsored
Berita Lainnya