close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Direktur Utama Bakrie & Brothers Anindya Bakrie dalam paparan publik secara daring, Selasa (13/12/2022). Foto istimewa
icon caption
Direktur Utama Bakrie & Brothers Anindya Bakrie dalam paparan publik secara daring, Selasa (13/12/2022). Foto istimewa
Bisnis
Rabu, 14 Desember 2022 07:55

VKTR Teknologi Mobilitas tunjuk 3 perusahaan efek untuk IPO

IPO VKTR akan dilakukan pada momentum yang tepat setelah batal melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini.
swipe

PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) memastikan anak usahanya, PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal 2023.

Direktur Utama Bakrie & Brothers Anindya Bakrie mengatakan, perusahaan telah menunjuk penjamin efek untuk proses pencatatan saham VKTR, yaitu Samuel Sekuritas, Ciptadana Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas. 

Aspek-aspek penunjang IPO dari sisi hukum dan pajak telah dibentuk dengan komunikasi intens bersama otoritas terkait.

“Seluruh penunjang IPO dari sisi hukum dan pajak sudah dibentuk dan melakukan komunikasi secara intensif untuk memperoleh masukan yang baik dari BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” kata Anindya dalam paparan publik secara daring, Selasa (13/12).

Menurut Anindya, VKTR merupakan ujung tombak dari perluasan bisnis perusahaan di bidang elektrifikasi perusahaan. Dia mengatakan, IPO VKTR akan dilakukan pada momentum yang tepat setelah gagal melantai di BEI pada tahun ini.

“VKTR berupaya untuk melakukan IPO pada waktu yang sudah cocok, bukan saja tepat dengan investor yang animonya besar, melainkan juga dengan persetujuan BEI dan OJK,” ucapnya. 

Anindya menjelaskan, awal 2023 menjadi momen yang tepat untuk merealisasikan aksi korporasi tersebut karena bertepatan dengan target selesainya proses restrukturisasi utang BNBR.

Di sisi lain, BNBR memandang arah perekonomian pada 2023 akan terlihat lebih jelas dibandingkan 2022 yang diwarnai oleh tensi geopolitik Rusia-Ukraina.

“Pada 2022 ada konflik Rusia-Ukraina, Covid-19 yang baru selesai, dan isu perubahan iklim makin terlihat bentuknya setelah G20. Jadi, awal 2023 paling tepat untuk melakukan IPO,” tambahnya. 

VKTR merupakan spin-off dari PT Bakrie Autoparts, anak usaha BNBR yang memiliki pengalaman rekam jejak bisnis selama lebih dari 40 tahun di industri komponen otomotif.

Melalui VKTR, tercatat bahwa BNBR sedang mengembangkan elektrifikasi transportasi yang terintegrasi, dan ekosistem baterai Electric Vehicles (EV) di Indonesia. 

Jaringan tersebut akan terdiri atas baterai untuk EV, EV-Bus, EV-Car, EV-Motorcycle, EV-Infrastructure, serta daur ulang baterai. 

BNBR juga berencana membangun kapasitas rantai pasok baterai secara lengkap dari hulu hingga hilir yang akan dijalankan dengan menerapkan protokol Environmental Social Governance (ESG) yang ketat.

img
Yohanes Robert
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan