sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

13 polisi Meksiko dibantai anggota kartel narkoba

Pasukan keamanan yang dikirim ke tempat kejadian usai insiden itu mendapati polisi tewas dibantai dan beberapa menderita luka tembak.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 16 Okt 2019 09:56 WIB
13 polisi Meksiko dibantai anggota kartel narkoba

Tiga belas petugas polisi Meksiko tewas dalam serangan pada Senin (14/10) di Michoacan. Lima kendaran polisi sedang melakukan perjalanan melalui Aguililla di pagi hari ketika mereka disergap oleh lebih dari 30 pria bersenjata.

Jaksa Penuntut Umum Michoacan Adrian Lopez Solis menyatakan bahwa para penyerang, menggunakan lima kendaraan yang diduga lapis baja, melepaskan tembakan dengan senjata kaliber tinggi.

Pasukan keamanan yang dikirim ke tempat kejadian usai insiden itu mendapati polisi tewas dibantai dan beberapa terluka akibat tembakan.

Gambar-gambar yang tersebar di media sosial menunjukkan poster-poster yang ditinggalkan di kendaraan polisi bertanda "CJNG", inisial dari Kartel Generasi Baru Jalisco. Mengutip seorang pejabat negara, Reuters membenarkan keaslian foto-foto itu.

Pemerintah Meksiko sedang berupaya untuk menjaga keamanan publik di tengah memburuknya kekerasan yang didorong oleh bentrokan antarorganisasi perdagangan narkoba.

Michoacan merupakan titik transit strategis dan telah lama menjadi tempat pertumpahan darah ketika kelompok-kelompok kriminal bertarung untuk mendapatkan kendali wilayah itu.

Kementerian Keamanan Meksiko mengutuk serangan itu dan berjanji akan menyeret para pelaku ke pengadilan.

Otoritas keamanan di negara bagian Michoachan juga melaporkan bahwa tiga petugas polisi lainnya menderita luka-luka dalam serangan itu. Berbeda dengan mereka, jaksa menyebut ada 20 orang yang terluka.

Sponsored

Menurut Badan Penegakan Narkoba Amerika Serikat (DEA), CJNG merupakan salah satu kartel narkoba yang paling kuat dan paling cepat berkembang di Meksiko dan AS.

Pada 2011, kelompok yang relatif baru itu menarik perhatian dunia ketika menghentikan lalu lintas untuk membuang 35 mayat di jalan raya utama di Veracruz. Mereka meninggalkan pesan tertulis yang mengancam kartel saingannya, Los Zetas.

CJNG terus bertumbuh dengan cepat, membangun bisnisnya di tujuh negara bagian dalam waktu sekitar enam bulan.

Kartel yang diyakini dipimpin oleh Ruben Oseguera Cervantes itu telah secara langsung menantang otoritas Meksiko di masa lalu. Mereka pernah menembak jatuh helikopter militer pada 2015.

Pemerintah Meksiko telah berperang dengan kartel narkoba sejak 2006. Pada saat itu, para kartel saling bertarung untuk ekspansi wilayah kekuasaan. Pada 2018, ada lebih dari 33.000 kasus pembunuhan di Meksiko, jumlah tertinggi dalam sejarah negara itu.