sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bantu India atasi krisis Covid-19, Inggris kirim 1.000 ventilator

Perdana Menteri Boris Johnson berjanji bahwa Inggris akan selalu ada untuk India.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 03 Mei 2021 11:57 WIB
Bantu India atasi krisis Covid-19, Inggris kirim 1.000 ventilator

Inggris berencana mengirim tambahan 1.000 ventilator ke India untuk membantu sistem perawatan kesehatan negara itu yang sedang berjuang mengatasi lonjakan infeksi Covid-19.

Perdana Menteri Boris Johnson berjanji bahwa Inggris akan selalu ada untuk India.

PM Johnson membuat janji tersebut pada Minggu (2/5), sebelum percakapan telepon yang terjadwal dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Selasa (4/5).

Johnson diperkirakan akan membahas pembatalan kunjungannya ke New Delhi karena kasus-kasus infeksi Covid-19 yang meningkat.

Selain itu, kedua perdana menteri juga akan membahas kerja sama yang mendalam antara Inggris dan India, termasuk kemitraan ekonomi 10 tahun yang ditingkatkan yang dilihat sebagai pendahulu dari kesepakatan perdagangan bebas.

Kiriman 1.000 ventilator dari kelebihan pasokan dari Inggris ditambahkan ke 200 yang dikirim minggu lalu dalam pengiriman yang mencakup hampir 500 oksigen konsentrator.

Para pakar dari National Health Service (NHS) juga telah berbicara dengan mitra mereka dari India untuk berbagi keahlian yang telah mereka peroleh selama pertempuran Inggris melawan Covid-19.

India telah mencatat lebih dari 390.000 infeksi baru, termasuk 3.689 kematian selama 24 jam terakhir, meningkatkan jumlah kematian secara keseluruhan menjadi lebih dari 215.500.

Sponsored

Dalam sebuah pernyataan, Johnson mengungkapkan keprihatinan terhadap kondisi pandemik di India.

"Saya sangat tersentuh oleh dukungan yang telah diberikan oleh rakyat Inggris kepada rakyat India dan saya senang pemerintah Inggris dapat memainkan peran dalam memberikan bantuan penyelamatan jiwa," tutur PM Johnson. "Inggris akan selalu ada untuk India pada saat dibutuhkan."

NHS membentuk kelompok penasihat klinis untuk mendukung tanggapan India dengan berbagi pengetahuan tentang cara menangani pandemik.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab juga menyatakan bahwa pemerintahnya akan berupaya membantu India terkait permintaan vaksin Covid-19.

Raab mengatakan, pemerintah Inggris sejauh ini belum mendapat permintaan vaksin dari New Delhi.

"Kami akan selalu memperhatikan dengan cermat setiap permintaan yang kami terima," katanya.

Sumber : The Guardian

Berita Lainnya