sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bentrok di LCS, penjaga pantai tembak mati nelayan

Terjadi insiden penembakan terhadap nelayan Vietnam di LCS.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 19 Agst 2020 11:50 WIB
Bentrok di LCS, penjaga pantai tembak mati nelayan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Penjaga pantai Malaysia pada Senin (17/8) menembak mati seorang nelayan Vietnam yang kapalnya mencoba menabrak kapal patroli di Laut China Selatan (LCS). Insiden tersebut terjadi di perairan Malaysia, di mana nelayan setempat pernah mengeluh tentang kapal nelayan Vietnam yang merusak jala mereka.

Kepala penjaga pantai Malaysia Zubil Mat Som mengatakan, dua kapal nelayan Vietnam telah memasuki perairan Malaysia sekitar 80 mil laut dari Tok Bali.

"Petugas penjaga pantai sebelumnya telah melepaskan tembakan peringatan ke udara, tetapi setelah pihak Vietnam menabrak dan melempar sebotol bensin, kita tidak punya pilihan selain melepaskan tembakan untuk pertahanan diri," kata Zubil.

Zubil menuduh kru Vietnam melemparkan bensin dan ban untuk mencoba membakar kapal penjaga pantai Malaysia. Seorang nelayan Vietnam mengalami luka tembak dan dinyatakan meninggal setelah dia dibawa ke pantai.

Sponsored

"Kami turut berduka atas kejadian yang menelan korban jiwa ini, tetapi saya bisa jamin anak buah saya mengambil tindakan itu untuk melindungi hidup mereka dan melindungi kedaulatan nasional kami," tambah Zubil.

Kapal Vietnam yang menangkut 20 anak buah kapal lainnya kemudian ditarik ke dermaga oleh penjaga pantai Malaysia. Sejumlah negara memang mengklaim sebagian wilayah LCS, di antaranya Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam. Sementara itu, Tiongkok mengklaim keseluruhan wilayah dari jalur air itu.

Akibat klaim yang saling tumpang tindih di jalur pelayaran penting itu, LCS menjadi rentan konflik. Dalam upaya menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan, China dan ASEAN saat ini sedang terlibat dalam pembicaraan untuk menyepakati kode etik (Code of Conduct/CoC) dari LCS. (South China Morning Post)

Berita Lainnya
×
img