sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Buntut kritik keras kepada pemerintah, wali kota diculik

Penculikan terjadi setelah menolak bekerja sama dengan penjajah Rusia di Ukraina.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 29 Jun 2022 10:21 WIB
Buntut kritik keras kepada pemerintah, wali kota diculik

Pejabat Rusia di wilayah Kherson Ukraina mengatakan, pasukan keamanan mereka telah menahan wali kota Kherson, Ihor Kolykhayev, pada Selasa (28/6). Penahanan tersebut terjadi setelah dia menolak untuk mengikuti perintah Moskow.

Di sisi lain, seorang pejabat lokal Kherson mengatakan, wali kota diculik.

Untuk diketahui, Kherson merupakan sebuah kota pelabuhan di Laut Hitam, tepat di barat laut semenanjung Krimea yang dicaplok Rusia. Penduduk lokalnya sudah meninggalkan wilayah tersebut sejak diduduki selama minggu pertama invasi Rusia ke Ukraina.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Kolykhayev ditahan oleh kantor komandan (polisi militer)," Ekaterina Gubareva selaku wakil kepala wilayah Kherson seperti dilansir dari Reuters, Rabu (29/6).

Halyna Lyashevska selaku penasihat Kolykhayev mengatakan, wali kota diculik setelah menolak bekerja sama dengan penjajah Rusia di Ukraina.

"Pagi ini, walikota Kherson Ihor Kolykhayev datang ke salah satu fasilitas utilitas tempat karyawan dewan kota yang tersisa bekerja," kata Lyashevska di halaman Facebook-nya.

"Begitu dia keluar dari mobil, dia segera ditahan oleh penjaga nasional bersenjata dan, kemungkinan besar, FSB," katanya, merujuk pada Layanan Keamanan Federal Rusia.

Wakil lain yang ditempatkan Moskow di wilayah tersebut, Kirill Stremousov mengatakan kepada kantor berita negara Rusia RIA, sebelumnya pada Senin (27/6), Kolykhayev melakukan banyak kerusakan pada proses denazifikasi Rusia di Ukraina.

Sponsored

"Akhirnya, dia dinetralkan," kata RIA mengutip Stremousov.

Moskow menyebut, tindakan operasi militer khusus untuk melucuti senjata Ukraina dan mendenazifikasi tetangganya. Ukraina dan sekutunya di Barat mengatakan, tuduhan fasis tidak berdasar dan perang adalah tindakan agresi yang tidak beralasan.

Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen laporan penculikan Kolykhayev dan tidak ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang Ukraina. Kasus Kolykhayev ini menyusul penculikan pejabat Ukraina di wilayah saat dalam kendali Moskow, termasuk Ivan Fedorov selaku wali kota Melitopol yang mengatakan dia menghadapi berjam-jam interogasi keras ketika diculik pada Maret.

Berita Lainnya

Review Huawei Band 7, lebih tipis lebih ringan

Minggu, 14 Agst 2022 15:26 WIB

, : WIB

, : WIB

, : WIB
×
tekid