sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Chile: Kerusuhan tak akan pengaruhi KTT APEC dan konferensi iklim

KTT APEC dijdwalkan berlangsung pada 16-17 November di Santiago, Chile.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Jumat, 25 Okt 2019 10:23 WIB
Chile: Kerusuhan tak akan pengaruhi KTT APEC dan konferensi iklim
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 72347
Dirawat 35349
Meninggal 3469
Sembuh 33529

Menteri Luar Negeri Chile Teodoro Ribera pada Kamis (25/10) menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan kerusuhan menggagalkan rencana untuk menjadi tuan rumah dua pertemuan global besar dalam beberapa bulan mendatang.

Ribera menyatakan bahwa tidak ada peluang untuk membatalkan KTT APEC yang dijadwalkan berlangsung pada 16-17 November atau Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP 25) pada Desember.

"Saya yakin bahwa dalam keadaan apa pun ini tidak akan berdampak," kata Ribera.

Lebih lanjut Ribera menuturkan, pihaknya telah menghubungi masing-masing peserta pertemuan APEC.

"Mereka telah menyatakan kepastian kehadiran. Protes atas kesenjangan membuat APEC dan promosi perdagangan bebas dan inklusif jadi lebih relevan. Jika kita menginginkan negara yang lebih inklusif, APEC adalah bagian dari solusi," ujar dia.

Kerusuhan di Chile dipicu oleh demonstrasi akibat kenaikan tarif transportasi umum. Aksi pembakaran, penjarahan dan perusakan memicu penangkapan lebih dari 6.000 orang dan sedikitnya 16 orang dilaporkan tewas. Sebelumnya korban tewas disebut 18 orang.

Selain menimbulkan gangguan yang berdampak bagi pengguna transportasi umum, vandalisme dengan merusak metro dan stasiunnya juga menyebabkan kerugian sebesar US$300 juta. 

Militer telah mengambil alih keamanan di Ibu Kota Santiago, di mana status darurat dan jam malam diberlakukan selama lima hari terakhir.

Sponsored

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada awal Oktober mengatakan dia kemungkinan akan meneken kesepakatan perdagangan dengan Presiden China Xi Jinping di KTT APEC. Namun, sejumlah pejabat AS menyatakan bahwa pengesahan pakta itu kemungkinan ditunda.

Salah satu sumber diplomatik di Santiago mengungkapkan kepada Reuters bahwa wakil menteri perdagangan telah mengadakan pertemuan dengan para duta besar dari seluruh negara APEC untuk meyakinkan mereka bahwa konferensi dapat berlangsung sesuai rencana.

Satu bulan lalu, Presiden Chile Sebastian Pinera menuai pujian dari media domestik atas tindakannya di KTT G7 di Prancis karena bertindak sebagai perantara dalam percekcokan diplomatik yang melibatkan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro yang dipicu kebakaran Hutan Amazon. Namun, hari ini, coretan di tembok dan jembatan di sekitar Santiago menyerukan agar sang presiden mundur.

Chile mengambil alih penyelenggaraan konferensi COP25 pada Desember setelah Brasil mundur sebagai tuan rumah menyusul terpilihnya Bolsonaro, seorang yang skeptis dengan isu perubahan iklim.

Komisi Tinggi PBB untuk HAM telah mengirim tim ke Chile untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM terhadap para demonstran.

"Setelah memantau krisis sejak awal, saya telah memutuskan untuk mengirim misi verifikasi untuk memeriksa laporan dugaan pelanggaran HAM di Chile," twit Komisaris Tinggi PBB untuk HAM yang juga mantan Presiden Chile Michelle Bachelet. 

Sumber : Reuters

Berita Lainnya