logo alinea.id logo alinea.id

Jelang penobatan resmi, Raja Thailand nikahi pengawalnya

Ini merupakan pernikahan keempat bagi Raja Thailand Maha Vajiralongkorn (66).

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 02 Mei 2019 11:11 WIB
Jelang penobatan resmi, Raja Thailand nikahi pengawalnya

Hanya beberapa hari sebelum penobatan resminya, Raja Thailand Maha Vajiralongkorn (66) pada Rabu (1/4) menikah dengan wakil kepala pasukan pengawalnya. Perempuan tersebut pun langsung mendapat gelar Ratu Suthida (40).

Pengumuman mengejutkan itu disampaikan oleh media kerajaan, Royal Gazette, dan cuplikan dari upacara pernikahan pada Rabu kemudian ditampilkan dalam segmen berita kerajaan malam yang ditayangkan di seluruh saluran televisi Thailand.

"Raja Vajiralongkorn telah memutuskan untuk mempromosikan Jenderal Suthida Vajiralongkorn Na Ayudhya, permaisuri kerajaannya, untuk menjadi Ratu Suthida dan dia akan memegang gelar kerajaan dan status sebagai bagian dari keluarga kerajaan," demikian pengumuman kerajaan.

Keduanya menandatangani akta nikah di hadapan para tamu, termasuk saudara perempuan raja, Putri Maha Chakri Sirindhorn, dan kepada dewan penasihat, Jenderal Prem Tinsulanonda.

Putri Maha Cakri dan Jenderal Prem Tinsulanonda juga menandatangani akta nikah sebagai saksi pernikahan.

Maha Vajiralongkorn yang bergelar Raja Rama X secara konstitusional menduduki takhta setelah kematian ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej, pada Oktober 2016. Bhumibol yang merupakan pemimpin monarkhi terlama di dunia itu mangkat pada 13 Oktober 2016.

Meski gelar raja telah disematkan pada namanya, faktanya Vajiralongkorn baru akan secara resmi dimahkotai lewat sebuah upacara keagamaan pada Sabtu.

Di antara tokoh yang hadir dalam pernikahan Raja Maha Vajiralongkorn adalah PM Prayuth Chan-ocha.

Sponsored

Ini adalah pernikahan keempat bagi Maha Vajiralongkorn. Dia sebelumnya menikah dengan Soamsawali Kitiyakara pada 1977, Yuvadhida Polpraserth pada 1994 dan Srirasmi Suwadee pada 2001. 

Maha Vajiralongkorn memiliki dua anak perempuan dan lima putra, namun hanya satu yang secara resmi diakui sebagai pangeran.

Penobatan resmi Raja Maha Vajiralongkorn dilakukan setelah periode berkabung atas meninggalnya Raja Bhumibol, yang kremasinya diadakan setahun setelah kematiannya.

Jenderal bintang empat

Suthida memulai pelayanannya di kerajaan pada 2012, tepatnya di resimen penjaga putra mahkota sebagai letnan kolonel. Dia dipromosikan sebagai mayor jenderal pada akhir 2013.

Pada Desember 2016, setelah Maha Vajiralongkorn menggantikan mendiang Bhumibol, Suthida diangkat menjadi jenderal bintang empat di Angkatan Darat dan pada tahun berikutnya, dia menjadi wakil komandan pengawal pribadi raja.

Tidak hanya menjadi jenderal bintang empat, Maha Vajiralongkorn juga memberi Suthida gelar kerajaan Than Phu Ying, yang berarti Lady.

Rumor mengenai kedekatan Maha Vajiralongkorn dan Suthida telah beredar menyusul perceraian sang raja dengan Srirasmi Suwadee. Namun, pihak istana tidak pernah mengonfirmasinya. (Reuters, South China Morning Post, BBC dan CNN)