close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi demonstrasi di Iran. Foto ist
icon caption
Ilustrasi demonstrasi di Iran. Foto ist
Dunia
Minggu, 12 Februari 2023 07:54

Jerman 'banjir' mata-mata dari Iran

Dikatakan dinas intelijen domestik negara itu telah mengidentifikasi 160 orang yang memiliki hubungan dengan Jerman serta Pengawal Revolusi.
swipe

Pemerintah Jerman telah mengakui peningkatan mata-mata oleh agen intelijen Iran pada warga Iran yang diasingkan yang tinggal di Jerman. Fenomena ini menyusul dimulainya protes massal tahun lalu, surat kabar Welt am Sonntag melaporkan pada hari Sabtu.

Kerusuhan nasional yang dipicu oleh kematian seorang wanita muda yang ditahan oleh polisi moralitas Iran tahun lalu telah menyebabkan "meningkatnya indikasi kemungkinan memata-matai acara oposisi dan individu" di Jerman, kata pemerintah federal sebagai tanggapan atas permintaan informasi dari sayap kiri jauh Partai Linke.

"Kelompok dan individu oposisi (...) dianggap oleh para penguasa di Iran sebagai ancaman bagi kelangsungan rezim," kata pemerintah dalam tanggapannya.

Dikatakan dinas intelijen domestik negara itu telah mengidentifikasi 160 orang yang memiliki hubungan dengan Jerman serta Pengawal Revolusi Iran.

"Kegiatan mata-mata ekstensif" Pengawal Revolusi diarahkan khususnya terhadap target pro-Israel dan pro-Yahudi di Jerman, kata surat kabar itu mengutip pernyataan pemerintah.

Demonstrasi di Iran pertama kali meletus pada bulan September atas kematian seorang wanita Kurdi berusia 22 tahun yang telah ditahan oleh polisi karena dianggap melanggar peraturan berpakaian bagi wanita. Kasus itu menjadi bola api demonstrasi terbesar di Iran dalam beberapa tahun.

img
Fitra Iskandar
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan