logo alinea.id logo alinea.id

Kanada siap sambut 1 juta imigran dalam tiga tahun ke depan

Masuknya para imigran dinilai akan membantu mengimbangi populasi Kanada yang telah menua.

Valerie Dante Jumat, 11 Jan 2019 18:46 WIB
Kanada siap sambut 1 juta imigran dalam tiga tahun ke depan

Parlemen Kanada mengumumkan rencana untuk menambah lebih dari satu juta imigran untuk menjadi penduduk tetap baru dalam waktu tiga tahun ke depan. 

Kanada telah menyambut lebih dari 286.000 imigran sepanjang 2017.

Parlemen membagi kuota satu juta penduduk tetap baru itu dalam tiga tahun, masing-masing 350.000 pada 2019, 360.000 pada 2020, serta 370.000 pada 2021.

Kementerian Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) menyambut baik keputusan ini dan secara khusus menyampaikan apresiasi mereka bagi para imigran.

"Terima kasih banyak kepada para pendatang baru yang telah kami sambut sepanjang sejarah kami. Kanada telah berkembang menjadi negara yang kuat dan bersemangat seperti sekarang ini," tulis Menteri IRCC Ahmed Hussen dalam laporan tahunan kementerian kepada Parlemen.

"Imigran dan keturunan mereka telah memberikan kontribusi yang tidak terukur bagi Kanada, dan demi kesuksesan masa depan kita, kita harus memastikan untuk menyambut dan mengintegrasi mereka dengan baik," lanjutnya.

Hussen sendiri merupakan seorang imigran asal Somalia. Dia yakin bahwa gelombang masuknya imigran akan membantu mengimbangi populasi Kanada yang telah menua.

Selain itu, menurutnya, para imigran juga akan membantu Kanada menghadapi penurunan tingkat kelahiran dan mendongkrak jumlah tenaga kerja.

Sponsored

"Kanada adalah pemimpin dunia dalam migrasi terkelola dengan program imigrasi yang didasarkan pada prinsip-prinsip non-diskriminatif. Warga negara asing dinilai tanpa melihat ras, kebangsaan, etnis, warna kulit, agama, atau jenis kelamin," ungkap Hussen.

Menurut laporannya, sekitar satu dari lima warga Kanada saat ini adalah migran. Lebih dari enam juta imigran baru telah tiba di Kanada sejak 1990.

Kanada membuka lebar pintu bagi pendatang baru di saat sejumlah negara Barat lainnya, termasuk Amerika Serikat, justru memperketat kebijakan imigrasi mereka.

Kanada secara khusus menawarkan perlindungan bagi para pengungsi. Badan Pengungsi PBB (UNHCR) melaporkan, pada 2017, jumlah orang di seluruh dunia yang terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya secara paksa mencapai 68,5 juta.

Dalam upaya mengatasi persoalan pengungsi ini, IRCC telah menyumbang dana sebesar US$5,6 juta untuk mendukung inisiatif relokasi tempat tinggal pengungsi secara global.

Sumber : CNN