sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pentagon: Pertempuran terus berlangsung di Donbas Timur

AS masih menilai bahwa Rusia terlambat dari jadwal dan tidak membuat kemajuan di Donbas seperti yang diharapkan.

Hermansah
Hermansah Jumat, 06 Mei 2022 13:46 WIB
Pentagon: Pertempuran terus berlangsung di Donbas Timur

Pentagon mengatakan, mayoritas pasukan Rusia yang berada di sekitar kota pelabuhan Mariupol telah pergi dan menuju Utara. Rusia hanya meninggalkan kira-kira setara dengan dua kelompok taktis batalyon di sana, atau sekitar 2.000 tentara.

Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan pada Kamis (6/5), kendati begitu, serangan udara Rusia terus membombardir Mariupol. Pasukan Moskow masih membuat kemajuan yang “berjalan lamban” dan terus berlanjut saat pertempuran utama terus berlangsung di wilayah Donbas timur.

Namun, John Kirby mengaku tidak melihat perubahan dalam perilaku atau momentum Rusia saat 9 Mei semakin dekat.

Seperti dikethaui, Rusia merayakan Hari Kemenangan pada 9 Mei, peringatan kekalahan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II. Ada informasi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin ingin menggembar-gemborkan kemenangan besar di Ukraina ketika dia menyampaikan pidatonya selama parade militer tradisional di Lapangan Merah.

Kirby mengatakan AS masih menilai bahwa Rusia terlambat dari jadwal dan tidak membuat kemajuan di Donbas seperti yang diharapkan.

Sementara dalam video pidato Kamis malam, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menggambarkan "bencana" kurangnya akses ke layanan medis dan obat-obatan di wilayah negara di bawah pendudukan Rusia.

Di daerah-daerah itu, hampir tidak ada pengobatan yang tersedia bagi mereka yang menderita kanker dan di mana insulin untuk penderita diabetes sulit ditemukan atau tidak ada. Dia mengatakan, ketersediaan antibiotik sangat terbatas.

Zelenskyy juga mengatakan bahwa selama perang, militer Rusia telah menembakkan 2.014 rudal ke Ukraina, sementara 2.682 penerbangan pesawat tempur Rusia telah tercatat di langit Ukraina. Dia mengatakan infrastruktur yang hancur atau rusak mencakup hampir 400 rumah sakit dan fasilitas medis lainnya.

Sponsored
Berita Lainnya