logo alinea.id logo alinea.id

Ulah fan K-pop bikin Korean Air naikkan denda refund

Per 1 Januari 2019, Korean Air mengumumkan akan mengenakan biaya tambahan US$243 bagi penumpang yang membatalkan penerbangan internasional.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Selasa, 18 Des 2018 18:04 WIB
Ulah fan K-pop bikin Korean Air naikkan denda refund

Korean Air pada Selasa (18/12) mengatakan, mereka akan menaikkan denda pengembalian tiket atau refund. Kebijakan tersebut diambil setelah sejumlah penggemar K-pop memicu kerugian hanya demi bertemu dan mengambil foto artis idola mereka.

Tiga fan Wanna One dilaporkan naik ke pesawat Korean Air Lines di Bandara Internasional Hong Kong dengan tujuan Seoul pada Sabtu (15/12). Mengabaikan imbauan pramugari untuk duduk, ketiganya sibuk memotret para idola mereka.

Sebelum burung besi itu lepas landas, ketiganya memutuskan turun dari pesawat dengan alasan mereka tidak bermaksud terbang ke Seoul. Mereka meminta pengembalian uang dari tiket.

"Faktanya adalah ada penumpang yang salah check-in untuk melihat selebritas," ungkap seorang pejabat Korean Air kepada Reuters.

Para fan Wanna One itu dikabarkan berusian 20-an dan berasal dari Hong Kong dan China daratan. 

Wanna One sendiri berada di Hong Kong untuk menghadiri M-net Asian Music Awards 2018. Grup yang terdiri dari 11 anggota ini akan bubar pada 31 Desember 2018. Kabar soal bubarnya Wanna One dikonfirmasi oleh Swing Entertaiment. 

Akibat keributan yang dipicu ketiga fan Wanna One, para petugas keamanan mengumumkan bahwa di bawah undang-undang penerbangan seluruh penumpang yang telah berada di pesawat harus turun dan melalui pemeriksaan keamanan sekali lagi. 

Alhasil, sebanyak 360 penumpang serta barang-barang bawaan mereka terpaksa turun dari pesawat dan menjalani prosedur pemeriksaan keamanan hingga berujung pada penundaan penerbangan lebih dari satu jam.

Sponsored

Penundaan tersebut juga membuat Korean Air berkewajiban memberi kompensasi kepada para penumpang lainnya.

Per 1 Januari 2019, maskapai Korean Air mengumumkan akan mengenakan biaya tambahan 200.000 won atau setara US$243 bagi penumpang yang membatalkan penerbangan internasional. (Straits Times dan Telegraph)