sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ambil peluang kala pandemi, BELL produksi kain sehat

Kain sehat ini diproduksi oleh garmen dan desainer menjadi berbagai produk.

Cindy Victoria Dhirmanto
Cindy Victoria Dhirmanto Senin, 05 Okt 2020 21:34 WIB
Ambil peluang kala pandemi, BELL produksi kain sehat
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Pandemik seperti ini membuat para penyedia kain cepat beradaptasi dan berinovasi, salah satunya melalui kain sehat. Dinamakan kain sehat, karena kain tersebut dilengkapi dengan fitur antimikroba, antiair dan breathable sehingga aman dan nyaman digunakan sebagai bahan untuk pakaian pelindung tambahan di tengah pandemik Covid-19. 

Produsen kain sehat di Indonesia adalah PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL). Kain ini telah di uji melalui skala internasional, American Association of Textile Chemists and Colorists (AATCC) Standards, yaitu AATCC 42 dan AATCC 127. Sebagai informasi AATCC 42 merupakan uji dampak air pada kain, sedangkan AATCC 127 adalah uji tekanan hidrostatik pada kain. Selain itu, kain sehat BELL juga telah tersertifikasi Standard 100 dari OEKO‐TEX. 

“Kami berinisiatif membuat kain sehat yang dapat dikembangkan menjadi berbagai macam produk garmen. Sampai saat ini, kami telah menerima pesanan kain sehat untuk dijadikan beragam macam pakaian pelindung sekaligus memenuhi gaya hidup di masa pandemi Covid‐19,” ujar Direktur Utama BELL Karsongo Wongso Djaja, dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/10). 

Kain sehat ini diproduksi oleh garmen dan desainer menjadi berbagai produk, di antaranya windbreaker jacket, outer, dan rompi. Perseoran sendiri telah memproduksi jaket lipat melalui brand JOBB. Sama halnya dengan kain sehat, jaket lipat BELL ini telah di distribusikan di berbagai daerah dan sudah dipasarkan melalui offline dan online

Sponsored

“Didesain dengan warna dan model yang menarik sehingga konsumen yang menggunakan dapat tetap tampil trendi sekaligus tetap dapat menjaga kesehatan dengan pelindung tambahan,” jelas Karsongno.

Berita Lainnya