close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Foto: ilustrasi daging
icon caption
Foto: ilustrasi daging
Sosial dan Gaya Hidup
Rabu, 27 Mei 2026 16:17

Begini cara aman konsumsi daging kurban agar tidak picu kolesterol

Tips sehat makan daging kurban saat Idul Adha agar kolesterol tetap aman, mulai dari batasi jeroan hingga perbanyak sayur.
swipe

Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan berbagai olahan daging kurban yang menggugah selera. Mulai dari sate kambing, gulai, rendang, tongseng, hingga kebab menjadi hidangan yang hampir selalu hadir di meja makan saat Lebaran Haji.

Pada momen tersebut, masyarakat biasanya mengolah daging kurban bersama keluarga dan menikmatinya sepanjang hari. Namun, konsumsi daging secara berlebihan tanpa memperhatikan pola makan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan seperti kolesterol tinggi, gangguan pencernaan, hingga tekanan darah meningkat.

Daging memang kaya protein dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Meski begitu, cara pengolahan dan porsi konsumsi tetap perlu diperhatikan agar tubuh tetap sehat selama menikmati hidangan khas Idul Adha.

Dilansir dari Umit Hospital dan HinsdustanTimes, Selasa (26/5), berikut sejumlah tips sehat menikmati hidangan daging kurban saat Idul Adha:

1. Pilih olahan daging bakar daripada gorengan

Saat Idul Adha, banyak masyarakat mengolah daging kurban dengan cara digoreng atau menggunakan minyak dalam jumlah besar. Padahal, metode memasak tersebut dapat meningkatkan kadar lemak jenuh dalam makanan.

Sebagai alternatif, olahan seperti sate bakar, kambing panggang, atau daging bakar dinilai lebih sehat dan tetap cocok disajikan saat momen kumpul keluarga.

Selain lebih rendah minyak, aroma daging bakar juga menjadi salah satu sajian khas yang identik dengan suasana Idul Adha.

2. Kurangi santan dan kuah berminyak

Gulai dan tongseng memang menjadi menu favorit saat Hari Raya Kurban. Namun penggunaan santan, mentega, atau minyak berlebihan dapat meningkatkan asupan lemak dan kolesterol dalam tubuh.

Agar lebih sehat, masyarakat dapat mengolah daging menggunakan bumbu rempah sederhana dengan kuah yang lebih ringan, seperti perpaduan bawang, tomat, dan cabai tanpa santan berlebihan.

Cara tersebut membuat cita rasa daging tetap nikmat tanpa membuat tubuh terasa terlalu “berat” setelah makan.

3. Lengkapi dengan sayur dan buah

Konsumsi daging kurban sebaiknya diimbangi dengan sayur dan buah agar asupan gizi tetap seimbang. Mentimun, tomat, selada, maupun acar yang sering menjadi pelengkap sate ternyata membantu tubuh mencerna makanan lebih baik karena mengandung serat.

Selain itu, buah seperti semangka, jeruk, apel, dan melon juga dapat membantu tubuh tetap segar setelah mengonsumsi makanan berlemak.

4. Jangan langsung makan berlebihan

Momen kumpul keluarga saat Idul Adha sering membuat seseorang makan berlebihan dalam satu waktu. Padahal, kebiasaan tersebut dapat memicu rasa begah, gangguan pencernaan, hingga naiknya kadar kolesterol.

Karena itu, porsi makan tetap perlu dijaga dan dikonsumsi secara bertahap agar tubuh tidak menerima asupan lemak dan protein dalam jumlah besar sekaligus.

5. Batasi konsumsi jeroan

Selain daging, jeroan seperti hati, usus, paru, dan ginjal juga kerap menjadi menu favorit saat Idul Adha. Namun bagian organ dalam diketahui memiliki kandungan kolesterol dan lemak yang lebih tinggi.

Karena itu, konsumsi jeroan sebaiknya tidak berlebihan, terutama bagi penderita hipertensi, kolesterol tinggi, maupun penyakit jantung.

6. Kurangi minuman manis setelah makan daging

Kebiasaan mengonsumsi sirup, minuman bersoda, atau makanan penutup manis setelah makan daging juga perlu diperhatikan. Asupan gula berlebihan dapat meningkatkan jumlah kalori dalam tubuh, terlebih jika dikombinasikan dengan makanan tinggi lemak saat Idul Adha.

Sebagai pilihan yang lebih sehat, masyarakat dianjurkan memperbanyak air putih atau jus buah tanpa tambahan gula berlebihan.

Dengan pola makan yang lebih seimbang, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan khas Idul Adha bersama keluarga tanpa harus khawatir berlebihan terhadap kesehatan tubuh.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan