close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Desa wisata menjadi salah satu pilihan destinasi wisata yang paling diminati oleh masyarakat saat libur Lebaran. Foto Kemenparekraf
icon caption
Desa wisata menjadi salah satu pilihan destinasi wisata yang paling diminati oleh masyarakat saat libur Lebaran. Foto Kemenparekraf
Sosial dan Gaya Hidup
Selasa, 17 Mei 2022 19:57

Desa wisata menjadi tujuan favorit saat libur Lebaran

Sandiaga mendorong pemerintah daerah dan pengelola desa wisata untuk melaksanakan program bantuan pengelolaan sampah.
swipe

Desa wisata menjadi salah satu pilihan destinasi wisata yang paling diminati oleh masyarakat saat libur Lebaran. Hal itu didorong juga oleh pengaturan manajemen mudik.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno membuktikan hal itu, dalam beberapa laporan yang diterima langsung dari pengelola desa wisata dan rekan media tentang peningkatan kunjungan wisatawan di desa wisata saat Idulfitri.

“Jadi selama libur Idulfitri, demi kenyamanan mudik, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mempercayakan saya untuk terlibat dalam pengurusan pengurusan mudik. Atau cara berwisata yang menjadi tujuan wisata bagi pemudik terpilih, ternyata masyarakat yang mudik sudah menentukan pilihan desa wisata di jalur pulang," kata Sandiaga Uno dalam keterangannya yang dipantau secara online, Selasa (17/5).

Pada periode tersebut, Kementerian Pariwisata memberi suatu pola perjalanan atau travel pattern yang menjadi pilihan destinasi wisata oleh para pemudik. Hasilnya, pemudik menjatuhkan pilihan kepada desa-desa wisata yang ada dalam jalur sekitar mudik.

Pada periode mudik, telah terjadi kenaikan okupansi homestay desa wisata di sekitar Borobudur, Magelang, Jawa Tengah sebesar 100%. Situasi serupa juga terjadi pada jumlah wisatawan yang datang ke desa wisata Tegalmulyo di Kabupaten Klaten yang mencapai 5.000 orang. Desa wisata Kerapu di Kabupaten Situbondo Jawa Timur menerima sekitar 100 wisatawan. Desa wisata Kalibiru di Kabupaten Kulonprogo sebanyak 400 wisatawan. Desa wisata Pentingsari di Kabupaten Sleman 1.357 orang, Desa wisata Cikakak di Kabupaten Banyumas 1.700 orang dan Desa wisata Pentagen di Kabupaten Kerinci sebanyak 6.320 orang.

Agar desa wisata di masing-masing destinasi pariwisata terus berkembang, Menparekraf mengimbau kepada pemerintah daerah dan pengelola desa wisata untuk benar-benar mematuhi protokol kebersihan, mengupayakan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE), mengupayakan sertifikasi desa wisata berkelanjutan, dan memberikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempromosikan pariwisata melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022

Sandiaga juga mendorong pemerintah daerah dan pengelola desa wisata untuk melaksanakan program bantuan pengelolaan sampah.

“Karena kalau turis banyak, sampah juga banyak, jadi harus kita kelola lebih baik lagi,” sambungnya.

img
Bessam
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan