sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hujan meteor masih bisa dinikmati hingga 21 Oktober pagi

Hujan meteor Orionid aktif sejak 2 Oktober hingga 7 Oktober 2020 dan puncaknya terjadi pada 21 Oktober 2020.

Ghalda Anisah
Ghalda Anisah Selasa, 20 Okt 2020 23:26 WIB
Hujan meteor masih bisa dinikmati hingga 21 Oktober pagi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 511.836
Dirawat 64.878
Meninggal 16.225
Sembuh 429.807

Ada peristiwa alam menarik yang sayang dilewatkan pada hari ini (20/10) pukul 23.00 WIB hingga Rabu (21/10) pukul 05.00 WIB. Peristiwa menarik ini berupa hujan meteor Orionid yang dapat disaksikan, baik di belahan bumi Utara maupun belahan bumi Selatan, dengan intensitas antara 13 hingga 14 meteor per jam. 

Berdasarkan keterangan resmi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), 
hujan meteor Orionid aktif sejak 2 Oktober hingga 7 Oktober 2020 dan puncaknya terjadi pada 21 Oktober 2020.

Hujan meteor ini diberi nama berdasarkan radian atau dapat disebut dengan titik asal munculnya hujan meteor yang terletak di konstelasi Orion.

Hujan meteor Orion berasal dari sisa debu komet Harley yang mengorbit Matahari setiap 76 tahun sekali. Selain Orion, hujan meteor Eta Aquarid yang terjadi di awal Mei juga berasal dari sisa debu komet Halley.

Sponsored

Hujan meteor kali ini, merupakan salah satu di antara beberapa hujan meteor lain yang dinantikan setiap tahun, selain Leonid, Geminid, Lyrid, dan Perseid.

Berita Lainnya