close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi Kamar by Magnific
icon caption
Ilustrasi Kamar by Magnific
Sosial dan Gaya Hidup
Jumat, 30 Oktober 2026 07:00

Kenapa kamar terasa lebih panas saat banyak barang menumpuk?

Kamar yang penuh barang bisa terasa pengap jika sirkulasi udara terhambat. Kenali pengaruh sirkulasi udara, kelembapan, dan cara membuat kamar lebih sejuk.
swipe

Pernah ngga sih kamu menyadari kalau kamar bisa terasa sangat panas ketika dipenuhi pakaian, kardus, dan barang-barang yang sebenarnya jarang kita gunakan?

Padahal kipas menyala, AC sudah kita pakai, namun rasanya udara yang ada di tempat tetap terasa tidak nyaman dan malah membuat ruangan terasa semakin sumpek. 

Lantas, apakah tumpukan barang ini benar-benar membuat suhu kamar meningkat, atau justru ada faktor lain? Barang yang menumpuk tidak selalu membuat suhu ruangan meningkat. Namun, penempatannya dapat memengaruhi pergerakan udara.

Berikut penjelasan yang bisa kamu simak, dilansir dari US Environmental Protection Agency (30/10).

Tumpukan Barang Menghambat Sirkulasi Udara

Kamar yang penuh barang tidak otomatis lebih panas. Tapi, bergantung pada penempatan setiap barang yang ditaruh. Jika tumpukan tersebut menutupi ventilasi atau menghalangi aliran udara, ruangan bisa terasa semakin sesak.

Rasa gerah dipengaruhi oleh kelembapan dan pergerakan udara. Ketika pertukaran udara terbatas, panas dan kelembapan dapat lebih sulit dikendalikan sehingga rasa pengap ini muncul di permukaan. 

Karena itu, kondisi kamar tidak hanya ditentukan oleh banyaknya barang, tetapi juga oleh bagaimana barang-barang tersebut ditata.

Panduan EPA menjelaskan bahwa aliran udara dan ventilasi merupakan faktor penting dalam kenyamanan serta kualitas udara dalam ruangan.

Faktor Lain Penyebab Kamar Terasa Gerah

Kamar yang penuh barang bisa terasa panas karena beberapa faktor terjadi secara bersamaan.

Di Indonesia, misalnya, kamar kos berukuran kecil dapat menerima sinar matahari langsung, memiliki jendela terbatas, atau berada di lantai atas yang terpapar panas atap. 

Kelembapan tinggi juga dapat membuat keringat lebih sulit menguap sehingga tubuh terasa lebih gerah. Artinya, kamar yang berantakan mungkin bukan satu-satunya penyebab rasa gerah yang mungkin kita alami.

Cara Membuat Kamar Lebih Sejuk

Membuat kamar terasa lebih nyaman tidak selalu membutuhkan perabotan baru. Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah:

  1. Menata ulang barang agar tidak menghalangi jendela maupun ventilasi. 
  2. Merapihkan pakaian yang sudah tidak digunakan dan menyimpannya di tempat tertutup.
  3. Kurangi kardus dan barang yang memenuhi sudut secara bertahap. 
  4. Buka jendela agar pertukaran udara terjadi. 

Sementara itu, pakai kipas angin agar dapat membantu menggerakkan udara sehingga tubuh terasa lebih sejuk, meskipun tidak selalu menurunkan suhu ruangan secara langsung.

Penutup

Kamar yang terasa panas saat banyak barang menumpuk tidak selalu disebabkan oleh tumpukan itu sendiri.

Sirkulasi udara, kelembapan, paparan matahari, dan kondisi bangunan juga berperan dalam menentukan kenyamanan ruangan.

Dengan menata barang dan memastikan ventilasi tidak terhalangi, kamu dapat mulai menciptakan ruang yang lebih nyaman tanpa harus melakukan perubahan yang lebih besar.

img
Shabrina Dwi Arsa
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan