Sastrawan Hamsad Rangkuti meninggal dunia

Sastrawan Hamsad Rangkuti menderita stroke sejak 2016 lalu.

Sastrawan Hamsad Rangkuti meninggal dunia Hamsad Rangkuti. (Facebook.com/hamsad.rangkuti)

Dunia sastra Indonesia kembali berduka. Sastrawan senior Hamsad Rangkuti, meninggal dunia setelah menderita stroke sejak 2016 lalu.

Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara pada 1943 itu menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 06.00 WIB, Minggu (26/8) pagi ini.

"Telah berpulang ke rahmatullah bang Hamsad Rangkuti, Minggu puku 06.00 pagi 26 Agustus 2018. Mohon doa tulus dan maaf," kata istri Hamsad, Nurwindasari.

Hamsad yang dikenal melalui cerpen-cerpennya, sempat mengalami kendala untuk membiayai penyakit yang dideritanya. Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Ricky Pesik, bahkan sempat menggalang dana bantuan bagi Hamsad melalui laman kitabisa.com.

Hamsad telah menelurkan puluhan karya semasa hidupnya. Salah satu yang banyak dikenang adalah kumpulan cerpen "Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu". 

Kumpulan cerpennya "Bibir dalam Pispot" pernah mendapat penghargaan Khatulistiwa Literary Award pada 2003 lalu. Ia juga mendapat penghargaan penulis Asia Tenggara, SEA Write Award pada 2008.


Berita Terkait