sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Thanksgiving: Tanggal, sejarah, dan tradisi

Thanksgiving sempat mengalami perubahan waktu pelaksanaannya menyusul adanya keputusan Abraham Lincoln.

Cindy Victoria Dhirmanto
Cindy Victoria Dhirmanto Jumat, 27 Nov 2020 17:54 WIB
Thanksgiving: Tanggal, sejarah, dan tradisi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.024.298
Dirawat 149.388
Meninggal 28.855
Sembuh 831.330

Setiap tahun di bulan November di Amerika Serikat (AS) diperingati sebagai Hari Thanksgiving. Pada 2020 dirayakan pada 26 November. Berlaku hari libur nasional saat Thanksgiving lantaran memiliki arti penting bagi beberapa negara bagian.

Thanksgiving pertama kali ditetapkan Presiden pertama AS, George Washington pada 26 November 1789. Kemudian Presiden ke-16 AS, Abraham Lincoln, mengubahnya dengan menetapkan Kamis keempat November sebagai Hari Thanksgiving Nasional.

Perayaan ini bermula dari ekspedisi 102 orang religius asal Inggris menggunakan kapal Mayflower untuk mencari rumah baru agar bisa mempraktikkan keyakinannya secara bebas. Mereka tiba di Massachusetts setelah dua bulan berlayar. 

Beberapa di antara mereka mulai bekerja untuk mendirikan desa. Sejumlah orang lainnya memilih bertahan di kapal.

Selama musim dingin pertama, mereka menderita penyakit menular dan kudis mengingat suhu rendah yang berlebihan dan kekurangan makanan. Peziarah lantas pindah ke darat (New England) pada Maret untuk hidup dan melihat musim semi.

Tak lama kemudian, mereka bertemu penduduk asli Amerika bernama Squanto yang mengajari cara menanam jagung, menangkap ikan, mengekstrak maple, dan menghindari tanaman beracun.

Panen jagung pertama berhasil dilakukan, November 1621. Gubernur saat itu, William Bradford, lalu mengadakan pesta yang berlangsung selama tiga hari.

Dalam tradisi modern Hari Thanksgiving, masyarakat umumnya memask makanan dengan jumlah banyak dan merayakannya bersama keluarga dan teman. Mereka bersyukur atas berkah panen dan makan kalkun panggang sebagai santapan.

Sponsored

Hampir 90% orang Amerika memakan kalkun karena dipercayai mencukupi untuk menjamu seluruh keluarga. Namun, makanan tradisional lainnya juga disertakan, seperti kentang, pai labu, sup tiram, permen, anggur dan lain-lain. (Boldsky)

Berita Lainnya