close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
icon caption
Infografis
Senin, 20 Juli 2020 19:41

Bisnis waralaba makanan dan minuman terimbas Covid-19

Sejumlah gerai waralaba food and beverages di Amerika Serikat dan Indonesia harus ditutup.
swipe

Akhir 2019, para pelaku bisnis optimistis bahwa model usaha waralaba atau franchise akan tumbuh pesat tahun ini. Diperkirakan, pertumbuhannya bakal mencapai 20% dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan akan didominasi oleh waralaba food and beverage (F&B) yang diperkirakan mencakup 40% dari total keseluruhan.

Keyakinan itu muncul usai diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba pada November tahun lalu. Namun kenyataannya, memasuki Maret 2020 pandemi Covid-19 menerjang Indonesia. 

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat gerai waralaba makanan dan minuman tak beroperasi maksimal. Imbasnya, terjadi penutupan beberapa gerai waralaba besar. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pun tidak terhindarkan.

Alinea.id mengulas bagaimana dampak pandemi bagi keberlangsungan bisnis waralaba F&B di Tanah Air disini.

Artikel ini ditulis oleh :

img
Fajar Yusuf Rasdianto
Reporter
img
Kartika Runiasari
Editor
Bagikan :
×
cari
bagikan