sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kronologi skandal suap Airbus pada Garuda Indonesia

Skandal suap tersebut menyeret mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar ke dalam jeruji penjara.

Nurul Nur Azizah
Nurul Nur Azizah Kamis, 10 Des 2020 23:06 WIB
Kronologi skandal suap Airbus pada Garuda Indonesia
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Emirsyah Satar telah divonis 8 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Emirsyah terseret kasus suap dalam pengadaan pesawat dan mesin dari Airbus dan Rolls-Royce saat masih menjabat sebagai Dirut Garuda Indonesia.

Luhut Pangaribuan selaku Kuasa Hukum Emirsyah menyatakan kliennya tidak melakukan perbuatan secara aktif dalam pengadaan pesawat dan mesin dari Airbus dan Rolls-Royce sebagaimana yang didakwakan.

Di sisi lain, kasus suap yang melibatkan pabrikan pesawat Eropa itu juga diproses oleh Badan Penanganan Kasus Penipuan Berat Inggris (UK Serious Fraud Office) atau SFO. 

SFO menyelidiki Airbus atas pelanggaran UK Bribery Act 2010 terhadap anak perusahaan Airbus di Inggris. Hasil investigasi menyatakan Airbus juga menyuap sejumlah petinggi maskapai di Ghana, Taiwan, Sri Lanka, Malaysia, termasuk maskapai Garuda Indonesia asal Indonesia.

Sponsored

Saat ini, Garuda Indonesia juga tengah memproses tuntutan ganti rugi atas skandal suap tersebut. Alinea.id mengulas kelanjutan kasus suap Airbus itu disini.

Berita Lainnya
×
img