sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mendorong hilirisasi nikel

Indonesia adalah negara dengan produksi nikel terbesar di dunia.

Syah Deva Ammurabi
Syah Deva Ammurabi Sabtu, 31 Okt 2020 10:12 WIB
Mendorong hilirisasi nikel
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 502.110
Dirawat 63.722
Meninggal 16.002
Sembuh 422.386

United States Geological Survey (USGS) melaporkan Indonesia merupakan negara dengan produksi bijih nikel terbesar di dunia yakni 800 ribu ton dengan cadangan mencapai 21 juta ton pada tahun 2019. Bisa dibilang, Indonesia merupakan raja nikel dunia. 

Berdasarkan catatan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), sebanyak 296 perusahaan memegang izin usaha pertambangan (IUP) dan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) nikel, 293 diantaranya sudah beroperasi. Di sisi lain, proses hilirisasi nikel masih dianggap minim.

Dalam rangka hilirisasi nikel, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pemerintah tengah mendorong pengembangan industri kendaraan listrik yang menggunakan baterai litium. 

“Kita harus menjadi salah satu pemain besar di electric vehicle (kendaraan listrik). Boleh dibilang, 95% mobil di Indonesia mobil jepang. Kalau bikin mobil listrik ini teknologinya enggak susah, tapi yang susah litium battery-nya. Untuk besinya, saya tanya ke ITB, UGM, dan lainnya semua bisa bikin. Kita bisa maju dalam industri mobil listrik dengan keunggulan kompetitif di ranah persaingan global,” terangnya dalam Indy Fest 2020, Senin (19/10). 

Sponsored

Alinea.id mengulas hilirisasi nikel di Indonesia sebagai raja nikel dunia disini.

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Senin, 23 Nov 2020 16:42 WIB
Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Minggu, 22 Nov 2020 14:48 WIB
Berita Lainnya