close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi klitih. Alinea.id/Aisya Kurnia.
icon caption
Ilustrasi klitih. Alinea.id/Aisya Kurnia.
Infografis
Jumat, 07 Januari 2022 10:33

Teror klitih di Yogyakarta

Klitih yang pelakunya mayoritas remaja usia sekolah sudah membuat resah Yogyakarta sejak lama.
swipe

Akhir Desember 2021, isu klitih kembali mengemuka. Di jagat Twitter muncul tagar #YogyaTidakAman dan #SriSultanYogyaDaruratKlithih.

Laporan yang masuk ke Polda DI Yogyakarta mencatat, selama 2021 ada 58 kasus dengan jumlah pelaku 102 orang. Sebanyak 80 pelaku masih berstatus pelajar. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2020, yang sebanyak 52 kasus dan 91 pelaku.

Fenomena klitih seperti terus berulang. Terakhir dua pemuda bernama Dhemas Hernando Purnomo dan Faisal Dwi Saputra menjadi korbannya. Pada Senin (27/12) dini hari di Jalan Kaliurang, Sleman, mereka dikeroyok sekelompok orang dan mengalami luka bacok. Beruntung mereka selamat dari maut.

Pada Sabtu (31/7) dini hari, Aldiano Ahmad Jaelany bahkan harus meninggal usai diserang sekelompok pemuda tak dikenal di daerah Sleman. Aldiano dan seorang temannya menabrak pohon usai sepeda motornya dipepet para pelaku, lalu mereka dipukuli.

Infografik klitih. Alinea.id/Aisya Kurnia.

img
Kudus Purnomo Wahidin
Reporter
img
Anisatul Umah
Reporter
img
Fandy Hutari
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan