sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id
Suroto

Pandemi, koperasi, dan agenda demokratisasi ekonomi

Suroto Rabu, 21 Okt 2020 16:49 WIB
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 557.877
Dirawat 77.969
Meninggal 17.355
Sembuh 462.553

Masyarakat awam pada umumnya sulit membedakan koperasi dan jenis badan usaha lainnya. Masalah ini secara paradigmatik menyebabkan orientasi pembentukkan koperasi, regulasi dan kebijakan yang tidak tepat. 

Seperti perusahaan pada umumnya, koperasi memang jalankan bisnis yang dapat dikembangkan di semua sektor. Dari sektor pertanian, pabrikasi, keuangan, perdagangan, bisnis basis platform dan termasuk seharusnya di sektor layanan publik. 

Koperasi adalah badan usaha yang berbasis orang (people-based) dan merupakan bentuk dari bangun perusahaan dan berbeda secara mendasar dibandingkan dengan bisnis berbasis modal (capital-based). 

Lebih luas dari itu, Bung Hatta malahan menyebut koperasi sebagai lawan tanding dari kapitalisme secara fundamental (Hatta,1951).

Ketidakpahaman masyarakat ini menyebabkan banyak orang terkecoh atau bahkan tertipu oleh koperasi abal-abal. Seperti misalnya investasi bodong bentuk koperasi, rentenir berbaju koperasi, koperasi yang dibentuk pemerintah secara topdown, seperti misalnya KUD di masa orde baru dan lain sebagainya. 

Perbedaannya padahal sangat mendasar. Koperasi itu dibandingkan dengan korporasi atau badan usaha milik pemerintah adalah menempatkan manusia itu sebagai subyek yang supreme, atau utama di atas modal (material). 

Di koperasi, orang ditempatkan sebagai subyek dalam menentukan pengambilan keputusan, bukan modal seperti dalam korporasi. Ini dalam praktik diwujudkan dalam bentuk asas satu orang satu suara, di mana setiap orang diakui persamaan haknya. Jadi berapapun modal orang itu di koperasi tidaklah menjadi dasar pengambilan keputusan koperasi. Setiap orang diakui persamaan haknya. 

Praktik paling nyata kekinian adalah di koperasi Klub Sepak Bola FC Barcelona, Spanyol yang saat ini sedang heboh. Para pemilik/ anggota dan juga fansnya sebanyak kurang lebih 170.000 orang itu sampai memiliki kekuatan untuk mengambil keputusan atas mosi tidak percaya terhadap presiden klubnya. Ini karena setiap orang dihargai persamaan haknya di perusahaan. Ini juga terjadi dalam praktik koperasi yang genuine di seluruh belahan dunia.

Sponsored

Koperasi memang mencari keuntungan, tetapi bukan dimaknai sebagai berorientasi pada mengejar keuntungan (profit oriented) semata bagi investornya seperti pada perusahaan didorong-investor (investor driven), melainkan bagi kepentingan mengejar manfaat (benefit oriented) bagi seluruh pihak termasuk bagi suplier, pekerja, dan bahkan konsumennya. 

Kelembagaan koperasi

Jenis kelembagaan koperasi itu secara umum hingga saat ini ada empat jenis. Pertama, konsumen-pemilik (consumer-owner) yang diwakili oleh misalnya koperasi konsumen NTUC Fair Price yang kuasai pangsa pasar hingga 68% pasar ritel di Singapura dan dimiliki kurang lebih 800.000 warga Singapura. 

Kedua, koperasi produsen/pekerja-pemilik yang diwakili oleh misalnya Koperasi pekerja Mondragon (Mondragon Worker Co-op) di Spanyol yang jadi perusahaan terbesar di Basque dengan jumlah pekerja-pemilik hingga 80.000. 

Ketiga adalah koperasi multipihak yang diwakili oleh misalnya model koperasi I Co-op Korea yang menghubungkan kepemilikkan di tangan produsen, pekerja dan konsumennya secara bersama, baik bisnis di sektor produksi dan konsumsinya. Saat ini setidaknya I Co-op memiliki  713 jaringan toko yang dimiliki bersama secara multipihak. 

Saat ini juga sedang marak dikembangkan dengan pesat koperasi basis platform, seperti misalnya Stocksy di Vancouver Canada yang menginvitasi kepemilikkan bukan hanya kepada para fotografer teapi juga para konsumenya untuk memiliki bisnis platformnya. 

Ke empat, koperasi publik. Jenis koperasi ini memberikan layanan jasa dan distribusi barang publik seperti misalnya Koperasi Group Health Cooperative ( GHC) yang merupakan jaringan rumah sakit terbesar di Washington yang dimiliki oleh para pasien, investor dan lain sebagainya secara bersama. Demikian juga group koperasi perusahaan listrik National Rural Electricity Cooperative Association (NRECA) di Amerika Serikat yang beroperasi di seluruh negara bagian.  

Berita Lainnya