sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Jurnalis senior Aristides Katoppo tutup usia

Aristides Katoppo menjadi wartawan pada 1957 dan merupakan salah satu tokoh media Sinar Harapan, yang sempat dilarang beredar pada 1986.

Fandy Hutari
Fandy Hutari Minggu, 29 Sep 2019 15:27 WIB
Jurnalis senior Aristides Katoppo tutup usia

Wartawan senior dan salah satu pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Aritides Katoppo, berpulang pada Minggu (29/9) siang. Kabar berpulangnya mantan wartawan senior Sinar Harapan itu dikonfirmasi oleh cuitan AJI Jakarta di Twitter.

Aristides Katoppo menjadi wartawan pada 1957 dan merupakan salah satu tokoh media Sinar Harapan, yang sempat dilarang beredar pada 1986. Dia kemudian mendirikan Suara Pembaruan, dan bersama dengan Abdurahman Wahid mendirikan Forum Demokrasi.

Pria kelahiran Tomohon, Sulawesi Utara pada 14 Maret 1938 itu meninggalkan kesan mendalam terhadap beberapa koleganya.

Redaktur Pelaksana Kantor Berita Antara Sapto Heru Purnomojoyo mengatakan, dia adalah wartawan lingkungan yang selalu tidak pernah kehabisan semangat membahas dan memperkenalkan isu lingkungan, mulai dari zaman dulu saat isu itu belum sehangat sekarang hingga saat ini ketika masalah lingkungan menjadi fokus.

Dia menyebutkan, pernah tidak terencana menemani pria yang akrab disapa Tides itu berjalan kaki di tengah kebun sawit di Sumatera Utara selama sekitar satu setengah jam.

"Saat itu dipenuhi cerita Pak Tides tentang gajah liar, tentang isu lingkungan yang sebelumnya seperti masalah abstrak dan mesti pintar meramu agar pembaca mengerti, hingga meyakinkan kalangan pemerintahan bahwa isu lingkungan juga masalah yang penting," ujar Sapto.

Kesan Aristides Katoppo sebagai visioner ditegaskan oleh mantan koleganya di Sinar Harapan, Kristanto Hartadi.

"Beliau juga seorang yang berani melawan arus bahkan bila perlu berjalan sendiri. Kita kehilangan salah satu tokoh yang pernah mewarnai dunia pers Indonesia dan sejarah Republik Indonesia," kata mantan dewan redaksi Sinar Harapan itu, yang menjadi kolega Aristides Katoppo pada 2001 hingga 2010. (Ant).