sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

16 ABK KMP Awu positif Covid-19

Sebanyak 74 ABK lainnya menjalani swakarantina di kapal dekat Pelabuhan Tanjung Perak.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Senin, 18 Mei 2020 09:19 WIB
16 ABK KMP Awu positif Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Sebanyak 16 anak buah kapal (ABK) yang bekerja di Kapal Motor Penumpang (KMP) Awu positif terpapar coronavirus anyar (Covid-19). Kesimpulan berdasarkan hasil tes usap (swab).

Mulanya, ungkap Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim), Nyono, pihaknya meminta 90 ABK KMP Awu yang sedang melakukan proses dok (docking) mengikuti tes cepat (rapid test). Sebanyak 16 di antaranya reaktif.

"(Sebanyak) 16 ABK reaktif hasil rapid test. Akhirnya, dilakukan swab dan hasilnya positif Covid-19," ujarnya saat jumpa pers di Grahadi, Surabaya, Minggu (17/5) malam.

Tes usap dilakukan atas permintaan Tim Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim. Pengujian dilakukan di RS Primasatya Husada Citra (PHC) Tanjung Perak, Surabaya. Mereka kini menjalani karantina di fasilitas kesehatan (faskes) itu.

Sedangkan 74 ABK lainnya, hasil tes cepat negatif, diminta menlakukan swakarantina di dalam kapal di tengah laut. Kebijakan tersebut sesuai prosedur operasional standar (standard operating procedure/SOP) Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Perak.

"(ABK lainnya) harus ada yang menjaga. Maka, 74 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di dalam kapal di zona karantina," jelasnya.

Zona karantina kapal terletak di antara buih dua dan tiga Pelabuhan Tanjung Perak. Swakarantina dilakukan selama 14 hari atau masa terpanjang inkubasi SARS-CoV-2 untuk memastikan tidak ada virus di dalam tubuhnya. 

Nyono mengungkapkan, belum diketahui asal penularan Covid-19 terhadap 16 ABK itu. Dishub Jatim juga belum mendapatkan laporan asal kapal berlayar.

Sponsored

"Yang jelas, kapal ini sudah docking di PT PAL sejak semingguan lalu," tutupnya.

Berita Lainnya