sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

77 tenaga medis siap bertugas di RSD Covid-19 Pulau Galang

Mereka berasal dari TNI, Polri, dan relawan.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Jumat, 03 Apr 2020 13:49 WIB
77 tenaga medis siap bertugas di RSD Covid-19 Pulau Galang
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 26473
Dirawat 17552
Meninggal 1613
Sembuh 7308

Sebanyak 77 tenaga medis siap bertugas di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri). Mereka terdiri dari TNI, Polri, dan relawan.

Dalam melaksanakan tugasnya, kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono, tim medis akan dipimpin Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Kesehatan. 

"Sudah ditunjuk tim dokter selaku Dansatgaskes di sana, adalah Kolonel Heru dari Kodam I," ujarnya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (3/4). RSD Covid-19 Pulau Galang rencananya beroperasi pada 6 April 2020.

Dalam operasionalnya nanti, dia menambahkan, RSD Covid-19 Pulau Galang hanya merawat pasien terpapar virus SARS-CoV-2 kategori ringan sampai sedang. Selain itu, dikhususkan untuk pekerja migran Indonesia, semisal di Malaysia.

Oleh sebab itu, Kogapwilhan I sudah mengoordinasikan pelaksanaan pemulangan mereka. Ini dilakukan karena diperkirakan pekerja migran Indonesia yang ada di Malaysia sekitar 20.000 orang.

Bersama TNI Angkatan Laut (AL), Kogapwilhan I juga telah mengerahkan KRI-KRI yang kini ditempatkan di Kota Batam, Kepri. Apabila ingin digunakan untuk mengangkut pekerja migran ke Pulau Jawa, bisa dioperasikan.

"Harapannya dengan hari ini kita laksanakan rapat perencanaan dengan pemda setempat, ini dapat dilaksanakan nantinya. Juga personel-personel migran dari Malaysia, khususnya yang positif (Covid-19), akan kita tampung juga," tuturnya.

Yudo sebelumnya mengatakan, kesiapan RSD Covid-19 Pulau Galang mencapai 96%. Sesuai rencana, fasilitas kesehatan itu beroperasi awal pekan depan.

Sponsored

RSD Covid-19 Pulau Galang berdiri di lahan bekas kamp pengungsu Vietnam. Namun, direnovasi dan membangun fasilitas baru, seperti Gedung Observasi berkapasitas 240 kasur. Lalu Gedung Observasi I 50 tempat tidur dan Gedung Observasi II 52 kasur.

"Serta gedung-gedung lain sebagai pendukung. Ini bisa menampung semuanya 460 pasien, apabila akan digunakan," urainya. Untuk ke lokasi melalui perjalanan darat dari Batam, membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Pemerintah berencana melengkapi RSD Covid-19 Pulau Galang dengan landasan helipad. Bisa dipakai dalam keadaan darurat. Selain itu, terdapat dermaga yang bisa digunakan untuk berlabuhnya kapal.

Berita Lainnya