close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Audiensi ke DPRD Pati, mahasiswa IPMAFA perkuat mata kuliah Legal Drafting. Foto Dok
icon caption
Audiensi ke DPRD Pati, mahasiswa IPMAFA perkuat mata kuliah Legal Drafting. Foto Dok
Nasional
Rabu, 02 Agustus 2023 16:22

Audiensi ke DPRD Pati, mahasiswa IPMAFA perkuat mata kuliah Legal Drafting

Audiensi yang berlangsung selama tiga jam ini berjalan lancar, mahasiswa aktif dalam berdialog.
swipe

Mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) melaksanakan audiensi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Audiensi ini dilakukan dalam rangka memperkuat dan memberikan pengalaman lapangan pada mahasiswa dalam mata kuliah Legal Drafting.

Kegiatan audiensi ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dan Zakat Wakaf (Zawa) semester 6. Dihadiri oleh lima anggota dewan meliputi Dua di antaranya Fraksi Partai Hanura, dua dari Fraksi PDIP dan satu dari Golkar.

Dosen pengampu mata kuliah Legal Drafting, Tutik Nurul Jannah, MH., menjelaskan bahwa pada mata kuliah ini mahasiswa belajar proses penyusunan naskah peraturan perundang-undangan serta pendampingan masyarakat.

“Pada akhir mata kuliah ini saya ingin mereka melakukan kuliah lapangan berupa audiensi dengan anggota dewan. Pengalaman audiensi ini sangat penting bagi mereka, karena mereka ini bisa turut serta dalam penentuan kebijakan negara meskipun tidak menjadi anggota DPR atau DPRD,” tutur Tutik.

Selain itu, ia menurutnya audiensi ini sebagai sarana implementasi ilmu perkuliahan. Salah satunya berkaitan dengan legal drafting yang menjadi wewenang dari DPRD Kabupaten Pati.

“Untuk memperkuat mata kuliah Legal Drafting, kalau dalam kuliah hanya ada teori nah ini coba kita pertemukan langsung dengan anggota dewan, kira-kira apa yang akan mereka tanyakan,” imbuhnya.

Audiensi yang berlangsung selama tiga jam ini berjalan lancar, mahasiswa aktif dalam berdialog. Dua sesi dibuka untuk mahasiswa bertanya berkaitan dengan peran anggota dewan.

Selain itu isu lingkungan, sosial, ekonomi hingga Perda Pesantren juga tidak luput dari perhatian mahasiswa.

Tidak ada materi khusus dalam audiensi tersebut. Dosen pengampu menyampaikan maksud dan tujuan kemudian dari pihak DPRD menyampaikan materi pengantar, dilanjutkan tanya jawab.

“Ada 10 mahasiswa yang bertanya. Sesi pertama 4 mahasiswa, sesi kedua 6 mahasiswa dan pertanyaannya langsung dijawab oleh pihak DPRD,” terangnya.

Audiensi kali ini memberikan pengalaman bahwa mahasiswa bisa menjadi pendamping masyarakat sekaligus memahami mekanisme penyampaian alur aspirasi masyarakat agar dapat diterima dan tersalurkan dengan baik serta memperkuat jaringan.

img
Fitra Iskandar
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan