sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bagir Manan: Hakim agung menghadapi banyak tantangan

Ada dua jenis tantangan yang akan dihadapi oleh hakim agung ke depan

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Kamis, 03 Jan 2019 12:23 WIB
Bagir Manan: Hakim agung menghadapi banyak tantangan

Mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan turut hadir pada saat Komisi Yudisial menggelar wawancara terbuka guna menyeleksi calon Hakim Agung 2018 di Kantor KY, Kramat Raya, Jakarta, Kamis (3/1). 

Wawancara terbuka ini dilakukan untuk menguji kapabilitas dan integritas calon hakim agung, sebab ke depan hakim agung akan menghadapi banyak tantangan. Pada hari ini ada lima calon hakim agung yang diuji. Jumat (4/1) empat calon hakim agung sedangkan pada Senin (7/1) ada tiga. 

Ada dua jenis tantangan yang akan dihadapi oleh hakim agung ke depan, antara lain tantangan subyektif dan tantangan objektif.

Tantangan objektif hakim agung kedepan akan diuji oleh perkara yang sangat banyak, yang dapat menguras tenaga dan pikiran hakim agung.

"Akan memengaruhi banyak hal kalau perkara banyak yang sampai ke Mahkamah Agung," jelasnya.

Untuk mencegah hal tersebut, Bagir menyarankan agar perkara yang sampai ke MA harus dibatasi, agar tak membebani MA.

"Jumlah perkara yang sangat banyak, itu bisa memengaruhi berbagai hal kalau perkara sangat banyak. Saya dari dulu mengubah menyelesaikan perkara yang banyak bukan dengan jumlah hakim yang banyak. Tetapi dengan mengurangi jumlah perkara," jelasnya.

Selain itu, prosedur proses perkara di MA, juga harus dipersingkat. Sebab, menyebabkan lambatnya penyelesaian perkara. Misalkan saja putusan tingkat pertama banding disalin kembali.

Sponsored

Sementara dari sisi subyektif, hakim agung akan bersinggungan dengan dinamika politik. Prosedur penerimaan hakim agung akan melibatkan proses politik di DPR, yang tentunya dapat memengaruhi integritas dari hakim agung.

"Diseluruh dunia juga seperti itu, kalau sudah ada unsur politik, proporsional bisa jadi nomor dua dan sekadar formalitas saja," paparnya.

Untuk mencegah hal tersebut tak terjadi, mestinya Mahkamah Agung turut turun tangan mempersiapkan calon hakim agung. Sekaligus untuk memastikan, orang yang ikut seleksi memiliki kapabilitas dan integritas dan pantas menjadi hakim agung.

Skedar informasi, KY tengah mewawancarai calon hakim agung untuk kamar perdata. Calon hakim agung tersebut antara lain,  Ahmad Shalihin yang merupakan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan. Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Sulawesi Tangah Matheus Samiaji. Hakim Tinggi Balitbangdiklatkumdil Pahala Simanjuntak, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung  Ridwan Mansyur dan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Sumatra Utara Suwidya Abdullah.

Berita Lainnya