sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bioskop TIM tutup sementara sampai revitalisasi selesai

Per Senin (19/8), operasional bioskop XXI TIM berakhir, ditandai berakhirnya kontrak selaku pengelola bioskop.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Senin, 19 Agst 2019 14:01 WIB
Bioskop TIM tutup sementara sampai revitalisasi selesai
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 244676
Dirawat 57796
Meninggal 9553
Sembuh 177327

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki atau TIM, Cikini, Jakarta Pusat. Pertimbangan usia bangunan menjadi alasan adanya revitalisasi. 

Revitalisasi TIM akan berlangsung mulai pertengahan 2019 ini dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2021. Adapun anggaran untuk pelaksanaan revitalisasi diperkirakan membutuhkan biaya sebesar Rp1,8 triliun.

Pemprov DKI Jakarta menunjuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Properti (Jakpro) sebagai pelaksananya. Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki Imam Hadi mengatakan, revitalisasi TIM berdampak pada tidak beroperasinya beberapa fasilitas untuk sementara. 

Artinya, kios makanan dan bioskop yang berada di lingkungan TIM tidak beroperasi sejak hari Senin (19/8) ini. 

"Operasional bioskop XXI TIM akan berakhir pada 19 Agustus 2019 sesuai berakhirnya kontrak PT Nusantara Sejahtera Raya (selaku pengelola Cinema) pada tanggal tersebut," kata Imam kepada Alinea.id pada Senin (19/8).

Bangunan yang semula ditempati bioskop TIM dibongkar dan akan terdampak perluasan Gedung Graha Bhakti Budaya yang kapasitasnya akan ditingkatkan. Semula jumlah tempat duduk di Gedung Graha Bhakti 800 kursi menjadi 2.000.

Meski begitu TIM tidak akan menghilangkan fasilitas bioskop. TIM tetap akan menyediakan fasilitas untuk fasilitas film, cinema maupun bioskop karena seni film merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari seni lainnya seperti: seni teater, seni rupa, seni tari, seni sastra, dan seni musik.

Nantinya, akan dibangun bioskop di depan TIM yang saat ini ditempati oleh Perpustakaan Cikini. Lokasi baru diyakini dapat memudahkan masyarakat lebih nyaman karena mudah diakses dibandingkan lokasi terdahulunya. 

Sponsored

Dita, salah satu warga yang kerap menonton di bioskop TIM mengaku kecewa dengan ditutupnya bioskop tersebut. Pasalnya, di bioskop tersebut harga tiket lebih murah dibandingkan bioskop lainnya di Jakarta.

"Di TIM cuma Rp25.000, kalau tempat lain Rp40.000 sampai Rp60.000. Ya bandingkan saja, bisa nonton dua kali di bioskop TIM," katanya kepada Alinea.id.

Berita Lainnya